Laporan wartawan sorotnews.co.id : Agus Arya.
JAKARTA – Indonesia kembali menunjukkan eksistensinya di kancah internasional. Sebanyak 504 personel Kontingen Indonesia “Patriot II” resmi diberangkatkan menuju Paris, Prancis, untuk mengikuti peringatan Hari Nasional Prancis pada 14 Juli 2025 mendatang. Upacara pemberangkatan digelar secara khidmat di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (6/7/2025).
Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, didampingi oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Hadir pula para Kepala Staf Angkatan, pejabat utama Mabes TNI dan Polri, serta perwakilan dari kementerian terkait.
Kontingen “Patriot II” merupakan pasukan gabungan dari berbagai matra TNI dan Polri, terdiri dari personel TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Udara, serta Taruna Akademi TNI dan Akpol, yakni dari Akmil, AAL, AAU, dan Akpol.
Dalam perayaan Hari Nasional Prancis nanti, Kontingen Indonesia akan ambil bagian dalam defile pasukan dan penampilan drumband Taruna, bersama militer dari berbagai negara sahabat. Kehadiran kontingen Indonesia merupakan bentuk diplomasi pertahanan serta simbol hubungan bilateral yang kuat antara Indonesia dan Prancis.
Keberangkatan kontingen dilakukan dalam dua gelombang penerbangan menggunakan maskapai Garuda Indonesia, yakni pukul 08.45 WIB dan 18.30 WIB dari Bandara Halim Perdanakusuma. Pemeriksaan kesiapan akhir dilakukan sebelum pemberangkatan, mencakup personel, perlengkapan, serta dokumen administratif.
Dalam sambutannya, Menhan RI menyampaikan apresiasi dan harapannya kepada seluruh personel kontingen.
“Kalian adalah representasi bangsa. Tampilkan disiplin, kehormatan, dan semangat juang Indonesia di hadapan dunia,” ujar Sjafrie Sjamsoeddin.
Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyebut keikutsertaan dalam parade militer Hari Nasional Prancis merupakan kehormatan sekaligus bentuk pengakuan internasional terhadap profesionalisme TNI dan Polri.
“Ini adalah bukti kepercayaan dunia terhadap kontribusi Indonesia dalam menjaga perdamaian dan stabilitas global,” katanya.
Partisipasi Indonesia dalam parade hari Bastille, sebutan untuk Hari Nasional Prancis, bukan sekadar seremoni, melainkan juga bagian dari diplomasi militer dan pertukaran budaya internasional. Kehadiran kontingen “Patriot II” di Champs-Élysées, Paris, diharapkan dapat meningkatkan citra positif Indonesia di mata dunia.
Seluruh personel kontingen sebelumnya telah menjalani latihan intensif, baik fisik, baris-berbaris, hingga keterampilan drumband, guna memberikan penampilan terbaik di hadapan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, dan para pemimpin negara sahabat.**








