Laporan wartawan sorotnews.co.id : Toni.
KOTA PEKALONGAN, JATENG – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pekalongan mentasyarufkan zakat 1444 Hijriyah atau 2023 kepada 886 guru ngaji yang tidak gaji APBD. Mereka biasa disebut guru ngaji kemisan yang mengajar di rumah maupun mushola.
“Proses pentasyarufan diserahkan secara simbolis kepada para guru ngaji melalui lurah masing-masing,” ujar Wakil Ketua Baznas Kota Pekalongan Slamet Irfan, Rabu (12/4/2023).
Slamet mengatakan pentasyarufkan zakat diberikan kepada para guru ngaji kemisan yang selama ini tidak pernah menerima bantuan dan kesejahteraan dari pemerintah.
“Mereka ini tidak pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah,” ucap Slamet.
Ia berharap zakat yang diberikan bisa memberikan manfaat, sehingga guru mengaji sebagai Fissabillillah bisa memenuhi kebutuhannya di Hari Raya Idul Fitri.
Slamet menjelaskan tiap Ramadhan Baznas secara rutin memberikan zakat sebesar Rp 200 ribu.
“Rutin kita berikan tiap Ramadhan,” ucapnya.








