Mengawasi Aparatur Negara dan Informasi Publik

Bakamla RI dan ICRC Bahas Hukum Humaniter Internasional di Laut Lewat FGD di Jakarta

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Agus Arya. 

JAKARTA – Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) menggelar diskusi kelompok terfokus (Focus Group Discussion / FGD) bersama International Committee of the Red Cross (ICRC) Delegasi Regional untuk Indonesia dan Timor Leste, dengan topik Introduction to International Humanitarian Law (IHL) at Sea. Kegiatan ini berlangsung di Jakarta Selatan, pada Senin (kemarin).

FGD tersebut dihadiri langsung oleh Direktur Kerja Sama Bakamla RI, Laksamana Pertama Bakamla Askari P.S.C., S.I.Kom., M.Sc., M.A., dan Head of Regional Delegation ICRC, Vincent Ochilet. Diskusi ini bertujuan memperkuat pemahaman dan kerja sama terkait penerapan Hukum Humaniter Internasional (International Humanitarian Law/IHL), khususnya dalam konteks penanganan konflik bersenjata di laut yang relevan dengan tugas dan tanggung jawab Bakamla RI.

Sejumlah materi penting dibahas dalam forum ini, di antaranya prinsip-prinsip dasar IHL, penyusunan prosedur operasional standar (SOP) untuk situasi konflik bersenjata di laut, serta rencana penyelenggaraan pelatihan bagi personel Bakamla RI mengenai penanganan situasi kemanusiaan, termasuk prosedur penanganan jenazah.

“Forum ini sangat penting dalam mendukung peningkatan kapasitas personel Bakamla RI dalam memahami dan menerapkan prinsip-prinsip Hukum Humaniter Internasional secara tepat, khususnya dalam konteks operasional di laut,” ujar Laksma Bakamla Askari.

Kedua belah pihak juga membahas rencana pelaksanaan pelatihan IHL yang tidak hanya dijadwalkan pada tahun ini, tetapi diharapkan dapat berlanjut secara berkesinambungan di tahun-tahun mendatang. Hal ini bertujuan agar pelatihan tersebut dapat menjangkau seluruh jajaran personel Bakamla RI, seiring dengan penguatan peran dan kesiapsiagaan lembaga dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan laut di masa depan.

Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat penegakan hukum kemanusiaan di laut dan menunjukkan komitmen Bakamla RI untuk menjalankan tugasnya dengan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan serta kepatuhan terhadap hukum internasional.**