Laporan wartawan sorotnews.co.id : Agus Arya.
KEPULAUAN SERIBU – PT Astra International Tbk bersama Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) menggelar kegiatan pemeriksaan gangguan refraksi mata dan pemberian kacamata gratis kepada sekitar 100 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di SMPN 133, Kampung Berseri Astra (KBA) Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Jakarta, pada Rabu (28/5).
Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif sosial dalam program Astra Untuk Indonesia Sehat, sebagai bentuk kontribusi nyata Astra dalam mendukung kesehatan generasi muda. Kolaborasi ini bertujuan untuk mendeteksi dan menangani gangguan refraksi mata secara dini, serta meningkatkan kualitas penglihatan dan pembelajaran para siswa.
Menurut data PERDAMI dari pemeriksaan refraksi mata pada anak usia sekolah dasar pada 2023, ditemukan bahwa rata-rata 40,1% anak mengalami gangguan refraksi. Gangguan ini menyebabkan penglihatan kabur akibat cahaya yang tidak difokuskan secara tepat ke retina, dan berpotensi mengganggu aktivitas belajar jika tidak ditangani sejak dini.
Chief of Corporate Affairs Astra, Boy Kelana Soebroto, menyampaikan bahwa program ini selaras dengan komitmen Astra dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
“Kami percaya bahwa kesehatan yang baik adalah fondasi utama untuk mewujudkan generasi muda yang cerdas, sehat, dan produktif, untuk hari ini dan masa depan Indonesia,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Ketua PERDAMI Wilayah Jakarta, dr. Julie Dewi Barliana, M.Biomed, Sp.M(K), Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Suku Dinas Kesehatan Kepulauan Seribu, drg. Wenny Ichwaniah, MARS, serta perwakilan dari Suku Dinas Pendidikan Kepulauan Seribu, Yayasan Astra dan Yayasan Amaliah Astra.
Kegiatan juga diisi dengan seminar edukatif tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) untuk remaja, yang disampaikan oleh Ayu Rahmawati Hidayat, penerima Apresiasi SATU Indonesia Awards Tingkat Provinsi Bidang Kesehatan tahun 2023. Sesi ini diikuti dengan diskusi dan pembekalan siswa yang difasilitasi oleh Yayasan Astra dan Yayasan Amaliah Astra.
Sebelum kegiatan di Pulau Pramuka, program serupa telah diselenggarakan di berbagai wilayah KBA lainnya, seperti di SMPN 118 Rawasari, SMPN 75 Kebon Jeruk, SMPN 275 Kebon Pala, dan SMPN 152 Sunter Jaya.
Program Kampung Berseri Astra telah hadir di Pulau Pramuka sejak 2015, diawali dengan pembangunan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Tanjung Elang Berseri. Pulau Pramuka, sebagai kawasan pemukiman dengan beragam fungsi, menghadapi berbagai tantangan lingkungan dan sosial yang membutuhkan penanganan berkelanjutan.
Dengan dukungan Astra, warga setempat mengembangkan berbagai inovasi berbasis lingkungan, termasuk bank sampah, teknologi pirolisis untuk mengolah sampah plastik menjadi bahan bakar, serta laboratorium pengolahan minyak jelantah (Lab Jelantah). Saat ini, pengolahan sampah bernilai rendah di KBA Pulau Pramuka mampu menghasilkan hingga 200 liter bahan pembersih dan mendaur ulang sekitar 100 kg sampah setiap bulan. Program ini juga mendukung wisata edukasi yang terintegrasi dengan wisata bahari lokal.
KBA Pulau Pramuka telah meraih berbagai penghargaan, di antaranya:
– Proklim Lestari 2024 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan,
– Juara 2 Anugerah Desa Wisata Indonesia 2024 Kategori Resiliensi dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif,
– Kelompok Masyarakat Terbaik Hari Konservasi Alam Nasional 2024, serta
– Penghargaan Adipura 2023 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Kolaborasi Astra dan PERDAMI di bidang kesehatan serta berbagai inisiatif lingkungan di Kampung Berseri Astra menjadi bagian dari kontribusi Astra dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) dan mewujudkan cita-cita “Sejahtera Bersama Bangsa.”**








