Warga Flamboyan Garden 3 Rayakan Idul Adha Perdana dengan Semangat Gotong Royong, Kurban 1 Sapi dan 8 Kambing

Laporan wartawan sorotnews.co.id: Rusdin. 

KAB. TANGERANG, BANTEN – Warga Perumahan Flamboyan Garden 3, Desa Sodong, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, menggelar perayaan Idul Adha 1446 Hijriah dengan penuh semangat kebersamaan dan gotong royong. Untuk pertama kalinya sejak kawasan ini dihuni, warga berhasil melaksanakan kurban bersama dengan menyembelih satu ekor sapi dan delapan ekor kambing, pada Jumat (6/6/2025).

Bacaan Lainnya

Ketua Dewan Kemakmuran Musholla (DKM) Flamboyan Garden 3, Mujiyono, menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif warga, khususnya tim panitia DKM yang telah bekerja keras sejak awal hingga terlaksananya seluruh rangkaian kegiatan Hari Raya Idul Adha.

“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh warga, khususnya para Ketua RT yang telah mendukung penuh kegiatan ini, mulai dari takbir keliling, tasyakuran, salat Idul Adha, hingga penyembelihan dan distribusi daging kurban,” ungkap Mujiyono.

Menurutnya, hewan kurban yang disembelih terdiri dari satu ekor sapi sumbangan H. Hendra, pemilik developer perumahan, tujuh ekor kambing dari warga Flamboyan Garden 3, dan satu ekor kambing dari warga luar atas nama Bapak Hafil, seorang petugas survei rumah.

Sebanyak 209 kepala keluarga dari Perumahan Flamboyan Garden 3 terlibat dalam pelaksanaan kurban tahun ini, ditambah beberapa warga dari luar lingkungan yang turut berpartisipasi. Jumlah hewan kurban yang cukup signifikan ini memungkinkan pembagian daging secara luas dan merata.

Total 366 paket daging kurban dibagikan kepada warga Flamboyan Garden 3. Selain itu, sebanyak 210 paket disalurkan kepada warga kampung sekitar, 20 paket kepada pihak eksternal yang turut membantu, dan 18 paket diberikan kepada pihak developer sebagai bentuk apresiasi.

Perayaan Idul Adha perdana ini berlangsung khidmat dan penuh kebahagiaan. Selain sebagai ibadah, momen ini juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antarwarga. Proses penyembelihan hingga pendistribusian daging dilakukan bersama-sama, mulai dari anak-anak hingga orang tua, mencerminkan semangat gotong royong yang tinggi.

“Idul Adha bukan hanya soal menyembelih hewan kurban, tetapi juga memperkuat hubungan sosial dan kepedulian antarwarga. Ini menjadi momen yang sangat berarti bagi kami semua,” ujar Mujiyono.

Ia berharap semangat solidaritas ini terus terjaga dan menjadi inspirasi bagi lingkungan lain untuk menjadikan Idul Adha sebagai momentum memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan kemanusiaan.

“Semoga semangat ini terus hidup dan menjadikan Idul Adha bukan sekadar ritual tahunan, melainkan momen yang penuh makna dan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.**

Pos terkait