PERADI Utama dan DPP PA GMNI Jalin Kerja Sama Beasiswa PKPA Senilai Rp15 Miliar untuk 3.000 Kader Hukum Nasionalis

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Rwind.

JAKARTA – Organisasi Advokat Persaudaraan Indonesia Utama (PERADI Utama) dan Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP PA GMNI) secara resmi menandatangani kerja sama program beasiswa Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) senilai Rp15 miliar untuk 3.000 kader nasionalis berlatar belakang Sarjana Hukum (S.H.).

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) berlangsung di 126 Dimsum & Duck House, Kelapa Gading, Jakarta Utara—tempat usaha milik Ketua Bidang Humas dan Hubungan Antar Lembaga PERADI Utama, Ricky dan Michael. Hadir dalam acara tersebut Ketua Umum PERADI Utama, Prof. Dr. Hardi Fardiansyah, didampingi Sekretaris Jenderal R. Jourda Ugroseno, serta dari pihak DPP PA GMNI, Ketua Harian Ir. Arudji Wahyono dan Sekretaris Jenderal Dr. Abdy Yuhana, SH., MH.

Acara ini juga turut disaksikan oleh Prof. Dr. Arief Hidayat dan dihadiri oleh jajaran pengurus DPP PA GMNI, kader, serta awak media.

Dalam sambutannya, Prof. Hardi menekankan bahwa masih banyak sarjana hukum di berbagai daerah yang memiliki kapasitas menjadi advokat, namun terkendala secara finansial.

“Saya sangat bersyukur dengan adanya kerja sama ini. PA GMNI akan merekomendasikan peserta, dan PERADI Utama akan memberikan beasiswa penuh PKPA, sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku. Ini bentuk komitmen kami untuk membuka akses pendidikan hukum yang lebih merata,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Harian DPP PA GMNI Ir. Arudji Wahyono menyatakan bahwa program ini bukan sekadar bantuan pendidikan, tetapi merupakan investasi jangka panjang dalam pembangunan SDM hukum berideologi nasionalis.

“Ini bukan hanya beasiswa, tapi investasi jangka panjang dalam mencetak kader-kader hukum yang siap berjuang di jalan keadilan,” tegasnya.

Ketua Bidang Hukum dan Perundang-Undangan DPP PA GMNI, Budianto Tarigan, menambahkan bahwa kerja sama ini bertujuan mencetak “pendekar hukum” dari kalangan alumni GMNI.

“Jiwanya adalah untuk mempersiapkan kader hukum nasionalis. Kami berharap lahir advokat-advokat yang punya keberpihakan kepada rakyat dan nilai-nilai Pancasila,” katanya

Senada dengan itu, Dr. Abdy Yuhana menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari transformasi gerakan alumni GMNI di ruang strategis hukum nasional.

Program beasiswa PKPA ini diselenggarakan oleh PERADI Utama dan ditujukan bagi alumni PA GMNI berlatar belakang Sarjana Hukum (S.H) yang memenuhi persyaratan.**

Pos terkait