Laporan wartawan sorotnews.co.id : S.Ranex/Red.
JAKARTA — Direktorat Bela Negara Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan (Ditjen Pothan) Kementerian Pertahanan (Kemhan) menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Lembaga Perguruan Advent Salemba, Jakarta Pusat, pada Selasa (15/7/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh 170 siswa tingkat SMP dan SMA dengan mengangkat tema “Membangun Karakter Generasi Muda Berwawasan Kebangsaan Menuju Masa Depan.” Sosialisasi dipimpin oleh Kasubdit Lingkungan Pendidikan (Lingdik) Direktorat Bela Negara, Kolonel Inf Adang Suherlan, didampingi oleh tim dari Subdirektorat Lingdik.
Dalam paparannya, Kolonel Adang menekankan bahwa Indonesia memiliki kekuatan strategis yang besar dari segi demografi, geografi, serta kekayaan sumber daya alam. Namun, potensi tersebut juga membawa konsekuensi terhadap meningkatnya tantangan dan ancaman, baik dari dalam maupun luar negeri, yang dapat mengganggu kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Oleh karena itu, pembinaan kesadaran bela negara menjadi kebutuhan yang strategis dan mendesak, terutama bagi generasi muda yang akan menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan bangsa,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa pendidikan bela negara bukan hanya sekadar pelatihan fisik atau kedisiplinan, melainkan juga mencakup pembentukan mental, emosional, dan spiritual. Tujuannya adalah membentuk warga negara yang memiliki : Kecintaan terhadap tanah air, Kesadaran berbangsa dan bernegara, Kesetiaan kepada Pancasila sebagai ideologi negara, Kerelaan berkorban demi kepentingan bangsa dan negara, Kemampuan awal dalam membela negara secara aktif maupun pasif.
Sosialisasi berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh semangat dari para peserta. Para siswa mengikuti kegiatan dengan antusias, menunjukkan bahwa nilai-nilai kebangsaan dan semangat bela negara masih sangat relevan untuk terus ditanamkan sejak usia sekolah.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan dan penyuluhan bela negara yang secara rutin dilakukan Kemhan di berbagai lembaga pendidikan di seluruh Indonesia, sebagai langkah strategis membentuk karakter generasi muda yang cinta tanah air, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan global.**








