Laporan wartawan sorotnews.co.id : Tim/Red.
MAGELANG, JATENG – Letnan Dua (Letda) Caj. Bisyarah Salsabila Panggabean menorehkan prestasi membanggakan sebagai lulusan terbaik Taruni Akademi Militer (Akmil) Tahun 2025. Perempuan kelahiran 21 Mei 2003 itu berhasil meraih penghargaan Anindya Wiratama, penghargaan tertinggi bagi taruni terbaik yang diberikan oleh Akademi Militer.
Penghargaan Anindya Wiratama sendiri merupakan bentuk apresiasi setara dengan Adhi Makayasa, namun dikhususkan bagi taruni atau perempuan lulusan terbaik yang memilih jalur militer sebagai Kowad (Korps Wanita Angkatan Darat). Bisyarah menjadi salah satu dari hanya tiga lulusan terbaik Akmil tahun ini, dan merupakan satu dari 17 taruni yang tergabung dalam leting ketujuh taruni Akmil.
“Sebelumnya keluarga saya belum ada yang menjadi tentara. Ini sebuah kehormatan besar bagi saya bisa menerima penghargaan ini secara langsung dari Bapak Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dan Gubernur Akademi Militer,” ujar Bisyarah dalam wawancara yang disiarkan kanal YouTube resmi TNI AD, Senin (28/7/2025).
Prestasi Bisyarah tak hanya terlihat di lingkungan militer. Sebelum diterima di Akmil, ia sempat dinyatakan lolos seleksi di jurusan Teknik Pertambangan sebuah perguruan tinggi negeri ternama. Namun, kecintaannya pada kedisiplinan, jiwa kepemimpinan, dan dorongan kuat untuk mengabdi kepada negara membuatnya mantap memilih jalur militer.
“Saya ingin membanggakan orang tua dan menunjukkan bahwa perempuan juga bisa berdedikasi di bidang militer,” katanya.
Bisyarah berasal dari keluarga sederhana yang tak memiliki latar belakang militer. Sang ayah, Bernard Panggabean, adalah karyawan swasta, sementara ibunya, Herika Sakti, merupakan ibu rumah tangga yang senantiasa mendukung pilihan dan perjuangan putrinya.
Dengan segala keterbatasan, dukungan keluarga menjadi pendorong utama semangat Bisyarah untuk menyelesaikan pendidikan militernya dengan penuh disiplin dan tekad kuat.
Kisah Bisyarah menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya perempuan, bahwa tak ada batas untuk bermimpi dan berprestasi, termasuk di dunia militer yang dikenal keras dan penuh tantangan. Sosoknya membuktikan bahwa keberanian, kerja keras, dan integritas bisa mengantarkan siapa pun pada pencapaian tertinggi, bahkan di lingkungan yang didominasi laki-laki.
“Semoga kisah saya bisa menjadi motivasi bagi teman-teman perempuan lainnya untuk terus berani bermimpi besar dan pantang menyerah,” pungkasnya.
Letda Caj. Bisyarah Salsabila Panggabean kini resmi menyandang status sebagai perwira TNI AD dan menjadi simbol kebanggaan tidak hanya bagi keluarganya, tetapi juga bagi generasi muda yang ingin mengabdi melalui jalur militer.**








