Laporan wartawan sorotnews.co.id : Asep Suebu.
SORONG, PBD – Ketua Dewan Adat Papua Wilayah III Doberay Provinsi Papua Barat Daya, Ronald Konjol, akhirnya memberikan klarifikasi terkait polemik perkara antara Ibu Dahlia Satin dan Ibu Hasnia yang belakangan mencuat di sejumlah media. Ronald menegaskan, kedua belah pihak sebenarnya masih satu komunitas adat yang sudah lama tinggal di atas tanah miliknya di RT 01/RW 01 Kelurahan Kaibus, Distrik Teminabuan, Kabupaten Sorong Selatan.
“Saya kenal dekat mereka, bahkan setelah orang tua saya meninggal, mereka sudah menganggap saya sebagai orang tua. Karena itu, saya sesalkan persoalan ini tidak dibicarakan dulu dengan saya,” ujar Ronald, Sabtu (16/8/2028).
Ronald menjelaskan, selama ini masyarakat dari suku Bugis–Makassar yang bermukim di kawasan Pasar Ikan kerap datang kepadanya bila menghadapi masalah. Ia biasanya diminta menjadi penengah untuk mencari solusi terbaik secara kekeluargaan agar tidak sampai berlanjut ke ranah hukum.
“Kalau saja mereka datang menyampaikan persoalan ini, pasti bisa kita selesaikan secara adat dan kekeluargaan. Tidak perlu sampai ke pengadilan, sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Ronald juga menyampaikan permohonan maaf kepada pihak pengadilan, majelis hakim, kejaksaan, maupun kuasa hukum yang terlibat dalam perkara tersebut. Ia menekankan, penyelesaian secara kekeluargaan sejatinya lebih mengedepankan keharmonisan dan nilai adat tanpa harus menimbulkan beban hukum yang berkepanjangan.**








