Rumah Ketua RT di Kampung Anyar Terbakar, 6 Kamar Kontrakan Ludes, Diduga Akibat Kipas Angin

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Irpan Sofyan. 

JAKARTA – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah kontrakan milik Ketua RT 05/RW 10, Wahyu, di Jalan Anyar IV, Kelurahan Wijaya Kusuma, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Jumat (29/08/2025) sekitar pukul 15.40 WIB. Dalam insiden tersebut, enam kamar kontrakan dilaporkan hangus dilalap api. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Menurut informasi awal, api diduga berasal dari sebuah kipas angin di salah satu kamar kontrakan yang ditinggal penghuninya pergi bekerja. Diduga kipas angin tersebut panas akibat dinyalakan terus-menerus dan kemudian menimbulkan korsleting listrik yang memicu percikan api. Api kemudian cepat membesar dan membumbung tinggi, disertai kepulan asap hitam yang terlihat jelas di langit.

Tak berselang lama setelah api mulai berkobar, warga sekitar berupaya melakukan pemadaman manual sembari mengevakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan. Beberapa menit kemudian, petugas dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat tiba di lokasi dengan mengerahkan enam unit mobil pemadam kebakaran.

Petugas gabungan dari TNI (Babinsa), Polri (Bhabinkamtibmas), dan PLN, turut membantu proses pemadaman dan pengamanan lokasi. Setelah sekitar satu jam upaya pemadaman dilakukan, api berhasil dikendalikan dan dipadamkan total pada pukul 16.20 WIB.

“Kami melakukan penyemprotan dan pembasahan hingga ke seluruh sudut rumah kontrakan untuk memastikan tidak ada sisa api yang bisa kembali memicu kebakaran,” ujar salah satu petugas Damkar di lokasi kejadian.

Seorang saksi mata yang juga warga setempat, Dadang (62), menyampaikan bahwa api pertama kali terlihat berasal dari salah satu kamar kontrakan yang memang dalam kondisi kosong karena ditinggal pemiliknya bekerja.

“Waktu itu terlihat asap tebal keluar dari salah satu kamar, kata warga sih kipas angin belum dimatikan. Langsung ada yang telepon pemadam,” ujar Dadang kepada awak media.

Meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, kerugian material diperkirakan cukup besar karena seluruh kamar kontrakan dan isinya hangus terbakar. Pihak berwenang masih melakukan pendataan dan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kebakaran secara resmi.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam menggunakan peralatan elektronik, terutama saat meninggalkan rumah. Pemeriksaan instalasi listrik secara berkala juga sangat dianjurkan untuk mencegah insiden serupa.**

Pos terkait