Laporan wartawan sorotnews.co.id : Irpan Sofyan.
JAKARTA – Dalam upaya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah ibu kota, Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya menggelar patroli skala besar yang menyasar dua wilayah strategis, yakni Jakarta Selatan dan Jakarta Timur, pada Senin (16/9/2025).
Kegiatan patroli ini dipimpin oleh Kepala Siaga Posko Aman Nusa, didampingi Kepala Posko, serta melibatkan sedikitnya 116 personel kepolisian dari berbagai satuan. Meski tidak melibatkan personel Brimob, patroli tetap berjalan optimal dan situasi secara umum terpantau kondusif.
“Walaupun kondisi relatif aman, kami tetap bersyukur dapat melaksanakan patroli ini. Tujuannya agar kehadiran polisi tetap dirasakan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar AKBP Aritonang kepada wartawan saat dikonfirmasi.
Lebih lanjut, AKBP Aritonang menjelaskan bahwa patroli dilakukan dengan pendekatan dialogis dan humanis, guna membangun kepercayaan serta kedekatan antara aparat kepolisian dan warga.
“Kami tidak hanya menjaga keamanan. Bila ada masyarakat yang membutuhkan bantuan, kami siap memberikan pertolongan semaksimal mungkin. Petugas juga berdialog dengan warga, agar keberadaan polisi tidak hanya terlihat, tapi juga dirasakan manfaatnya,” tambahnya.
Patroli skala besar ini, menurut Aritonang, merupakan bagian dari tugas rutin kepolisian yang digelar secara berkala, baik di pagi, siang, sore, maupun malam hari. Tujuannya adalah untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban secara menyeluruh di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
“Kegiatan ini adalah bentuk pengabdian kami kepada masyarakat. Kami ingin masyarakat merasa aman, terlindungi, dan nyaman dalam menjalankan aktivitasnya,” pungkas AKBP Aritonang.
Meski tidak ditemukan gangguan keamanan yang menonjol selama pelaksanaan patroli, aparat tetap siaga dan terus meningkatkan pemantauan di titik-titik rawan, termasuk area pemukiman, jalan utama, serta pusat aktivitas masyarakat.
Kehadiran polisi secara langsung di lapangan juga diharapkan mampu mencegah potensi gangguan kamtibmas, sekaligus memberikan rasa aman di tengah masyarakat.**








