Laporan wartawan sorotnews.co.id : Marselin SK.
BELU, NTT – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma melakukan kunjungan kehormatan ke Markas Cabang Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kabupaten Belu yang berlokasi di Desa Bakustulama, Kecamatan Tasifeto Barat, Rabu malam (24/9/2025). Kunjungan ini menjadi momen penting bagi para veteran untuk berdialog langsung dengan pimpinan provinsi.
Kehadiran Wagub Johni disambut hangat oleh Ketua Marcab LVRI Belu, Stefanus Atok Bau, beserta puluhan anggota LVRI lainnya. Turut mendampingi Wakil Gubernur dalam kunjungan ini yakni Kepala Badan Pendapatan dan Aset Daerah NTT, Alexon Lumba; Kepala Biro Umum Setda NTT, Gusti Sigasare; dan Kabid Pendapatan Bapenda NTT, Ronald Amapiran.
Dalam sambutannya, Johni Asadoma menyampaikan apresiasi dan penghormatan atas dedikasi serta pengorbanan para veteran dalam mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ia menegaskan bahwa semangat juang para veteran patut menjadi teladan bagi generasi saat ini.
“Veteran adalah pahlawan. Mereka adalah sosok tangguh yang tidak pernah menyerah dalam menghadapi ancaman, bahaya, dan tantangan demi membela NKRI. Mereka telah mempertaruhkan nyawa untuk kita semua,” ujar Johni.
Mantan Kapolda NTT ini juga menyampaikan bahwa dirinya termasuk dalam jajaran veteran karena pernah terlibat dalam sejumlah operasi perdamaian di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
“Saya juga mendapat bintang veteran karena pernah bertugas dalam misi perdamaian PBB. Veteran harus memiliki mental yang kuat dan semangat yang terus menyala. Meski usia tidak lagi muda, jiwa kita tetap harus membara untuk terus mengabdi kepada negara,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Johni mengajak para veteran untuk terus berperan aktif dalam pembangunan daerah, salah satunya dengan menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
“Hanya dengan situasi yang aman dan tertib, pembangunan dapat berjalan dengan baik. Jangan selesaikan masalah dengan kekerasan. Semua persoalan harus diselesaikan lewat hukum atau musyawarah mufakat,” tegasnya.
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTT sangat mendukung keberadaan serta kontribusi LVRI dalam pembangunan, dan siap bersinergi untuk program-program yang melibatkan para veteran.
Sementara itu, Ketua LVRI Belu, Stefanus Atok Bau menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas kunjungan Wakil Gubernur. Menurutnya, kehadiran pemimpin daerah secara langsung di tengah-tengah para veteran merupakan bentuk perhatian dan penghargaan yang sangat berarti.
“Kami sangat merindukan kunjungan seperti ini dan akhirnya dapat terwujud. Kami berharap Pemprov NTT terus memberikan perhatian terhadap para veteran serta mendukung karya-karya kami dalam membangun daerah,” ungkap Stef.
Ia juga melaporkan bahwa jumlah anggota veteran aktif yang tersebar di tiga kabupaten, yakni Belu, TTU, dan Malaka, saat ini mencapai sekitar 6.000 orang.
“Kami siap memberikan dukungan, baik pemikiran maupun tenaga, demi kemajuan daerah ini,” tutupnya.
Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat nasionalisme, dihadiri oleh puluhan anggota LVRI Kabupaten Belu serta sejumlah undangan lalanya.**








