Laporan wartawan sorotnews.co.id : Toni.
PEKALONGAN, JATENG – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Pekalongan kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan layanan pemasyarakatan yang inovatif dan humanis melalui program “Manji Keren” (Mandiri, Terhormat, dan Keren). Program ini memberikan fasilitas antar jemput bagi narapidana yang memperoleh hak integrasi, seperti cuti bersyarat, hingga tiba di rumah dengan aman dan penuh kehormatan.
Pada Rabu (15/10), layanan “Manji Keren” kembali dijalankan dengan mengantarkan seorang narapidana penerima hak cuti bersyarat menuju Kabupaten Pemalang. Proses pengantaran berlangsung lancar, aman, dan penuh rasa hormat, mencerminkan upaya nyata Rutan Pekalongan dalam memberikan pelayanan yang manusiawi bagi warganya.
Kepala Rutan Pekalongan, Nanang Adi Susanto, menjelaskan bahwa “Manji Keren” merupakan bentuk kepedulian institusi terhadap warga binaan yang telah menunjukkan perilaku baik dan berhak mendapatkan hak integrasi.
“Program ini kami hadirkan untuk memastikan warga binaan dapat pulang dengan tenang, serta keluarganya merasa terbantu. Layanan antar jemput ini juga kami harapkan bisa mempererat hubungan antara Rutan dengan masyarakat,” ujar Nanang.
Selain memberikan kemudahan bagi narapidana dan keluarga, program ini juga dinilai mampu mengurangi beban logistik dan emosional yang biasanya muncul saat proses pemulangan warga binaan.
Salah satu penerima manfaat, S, mengungkapkan rasa haru dan syukur atas layanan tersebut.
“Saya sangat terbantu dengan adanya Manji Keren ini. Biasanya repot mencari transportasi, tapi sekarang semua dibantu sampai rumah. Ini sangat berarti bagi saya dan keluarga,” tuturnya.
Pihak keluarga S pun menyampaikan apresiasi serupa, merasa lebih tenang dan terbantu sejak adanya program ini.
Program “Manji Keren” menjadi langkah strategis Rutan Pekalongan dalam membangun citra positif pemasyarakatan sekaligus memperkuat nilai-nilai kemanusiaan di balik tembok rutan.
Nanang menegaskan bahwa layanan ini akan terus dikembangkan.
“Kami berkomitmen menghadirkan pelayanan yang tidak hanya efisien, tetapi juga berlandaskan nilai kemanusiaan. Ke depan, kami ingin lebih banyak warga binaan yang merasakan manfaat maksimal dari hak integrasi mereka,” pungkasnya.
Dengan hadirnya “Manji Keren”, Rutan Pekalongan menegaskan diri sebagai lembaga yang tidak hanya menegakkan aturan, tetapi juga merangkul dan memanusiakan setiap warganya.**








