Laporan wartawan sorotnews.co.id : Toni.
PEKALONGAN, JATENG – Menyusul sorotan publik mengenai keabsahan alamat dan pelaksanaan proyek yang melibatkan CV Rolaz, Direktur perusahaan, Heries Pramono, akhirnya memberikan klarifikasi resmi. Ia menegaskan bahwa alamat perusahaan yang tercantum di Desa Paweden, Kecamatan Buaran, adalah benar dan sah secara hukum.
“Alamat CV Rolaz memang benar berada di Desa Paweden. Itu sudah masuk legalitas di notaris dan sudah disahkan dalam badan hukum,” ujar Heries kepada wartawan, Kamis (16/10/2025).
Heries menjelaskan secara rinci letak kantor tersebut. Menurutnya, lokasi kantor berada di Gang 1 Desa Paweden, tak jauh dari jembatan kecil yang mengarah ke timur. Di kawasan itu berdiri tiga rumah berjejer, salah satunya digunakan sebagai kantor CV Rolaz. Rumah tersebut merupakan milik orang tuanya yang juga dijadikan tempat usaha keluarga.
Lebih lanjut, Heries mengungkapkan bahwa pemindahan domisili perusahaan dari Desa Pegandon, Kecamatan Karangdadap, dilakukan karena alasan administratif.
“Rumah di Pegandon itu milik rekan kami yang kemudian mendirikan CV sendiri. Supaya tidak ada dua CV dalam satu alamat, kami pindahkan ke rumah saya sendiri di Paweden,” jelasnya.
Menanggapi dugaan bahwa CV Rolaz hanya digunakan sebagai “pinjam bendera” oleh pihak lain, Heries membantah keras tudingan tersebut.
“Itu tidak benar. Semua pekerjaan dilaksanakan oleh tim kami sendiri. Tidak ada pihak lain yang memakai nama CV Rolaz,” tegasnya.
Menurutnya, seluruh kegiatan operasional perusahaan dilakukan secara mandiri oleh tim internal, dan ia memastikan pelaksanaan proyek tetap sesuai aturan serta kontrak kerja yang berlaku.
Soal proyek pembangunan Taman Mandurejo yang sebelumnya disorot karena pelaksanaan diduga tanpa gambar kerja, Heries menjelaskan bahwa tenaga tukang di lapangan memang tidak memegang gambar kerja, karena dokumen tersebut dipegang oleh mandor.
“Itu hanya miskomunikasi di lapangan. Tukang memang tidak membawa gambar kerja karena yang memegang itu mandor. Mungkin saat tim media datang, mandornya sedang keluar,” jelasnya.
Terkait pekerjaan di lapangan mengenai pondasi dan pemasangan material, Heries menegaskan bahwa semua kekurangan sudah diperbaiki.
“Kalau ada bagian yang belum sesuai, kami sudah perbaiki berdasarkan arahan dari pengawas lapangan (bastek). Kami berterima kasih sudah diingatkan,” ujarnya.**








