Kabiro transTV45 Muna Meminta Polairud Polda Sultra Hentikan Pelayaran Tongkang di perairan Napabalano

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Agus Minardi. 

MUNA, SULTRA – Permintaan dari Kepala Biro transTV45 Muna Ujang Kresek untuk menghentikan pelayaran tongkang di Perairan Napabalano muncul sebagai respons atas kecelakaan laut yang melibatkan kapal tongkang dan menelan korban jiwa dari kalangan nelayan.

Permintaan tersebut didorong oleh kekhawatiran dan kemarahan publik atas insiden kapal tongkang yang kembali menabrak perahu nelayan di perairan Napabalano sore tadi yang hingga saat ini korban (nelayan) belum ditemukan.

“Permintaan kepada Polairud Polda Sultra ini bertujuan untuk melindungi keselamatan nelayan dan mencegah terulangnya insiden serupa mengingat ini sudah kali ke tiga (3) terjadi di wilayah perairan yang padat aktivitas seperti Napabalano (yang merupakan wilayah perairan yang sering dilalui tongkang pengangkut hasil tambang).” Kata Ujang Kresek Kepala Biro transTV45 Muna

Ujang juga meminta dengan tegas kepada Polairud Polda Sultra agar melakukan penahanan terhadap kapal tongkang, tugboat, serta menahan nahkoda dan awak kapal untuk proses hukum terkait kecelakaan di perairan Napabalano tersebut.

“Saya meminta dengan tegas kepada Polairud Polda Sultra agar segera melakukan penahanan terhadap kapal tongkang, tughboat, serta menahan nahkoda dan seluruh awak kapal untuk diproses hukum terkait Kecelakaan di perairan Napabalano.”

Ujang Kresek Kabiro transTV45 Muna tersebut kembali menegaskan agar Polairud Polda Sultra, “memberhentikan seluruh aktivitas kapal tongkang, taghboat yang melewati perairan Napabalano,” tutupnya.**

Pos terkait