Ribuan Warga Intan Jaya Gelar Aksi Damai: Desak Pemerintah Usut Penembakan Warga Sipil dan Tolak Eksploitasi Blok Wabu

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Asep Suebu. 

INTAN JAYA, PAPUA TENGAH – Ribuan warga Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, turun ke jalan pada Selasa (28/10/2025) dalam aksi damai yang digelar di sejumlah titik utama wilayah tersebut. Massa membawa spanduk dan poster bertuliskan seruan keadilan, sembari berjalan menuju pusat kota.

Aksi tersebut berlangsung untuk menyuarakan tiga tuntutan utama kepada Pemerintah Pusat:

Pertama: masyarakat meminta Pemerintah segera bertanggung jawab atas dugaan penembakan warga sipil yang terjadi di Intan Jaya dalam beberapa waktu terakhir.

Kedua: massa mendesak agar seluruh aparat militer non-organik segera ditarik keluar dari wilayah Intan Jaya. Mereka menilai keberadaan aparat non-organik justru menimbulkan rasa takut dan memperburuk situasi keamanan masyarakat sipil.

Ketiga: warga secara tegas menolak rencana eksploitasi tambang emas di Blok Wabu. Menurut mereka, aktivitas pertambangan tersebut berpotensi memperparah konflik dan mengancam keberlangsungan hidup masyarakat adat yang bergantung pada tanah serta hutan di daerah itu.

Koordinator aksi menyerukan agar seluruh pihak, termasuk lembaga kemanusiaan, gereja, dan media, ikut memantau perkembangan situasi di Intan Jaya. Ia berharap aspirasi masyarakat dapat tersampaikan tanpa kekerasan.

“Kami hanya ingin keadilan dan kedamaian di tanah kami sendiri,” ujar salah satu orator dalam aksi tersebut.**

Pos terkait