Permabi Sorong Dorong Pemerintah Prioritaskan Kebutuhan OAP dan Penguatan Ekonomi Keluarga

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Asep Suebu. 

SORONG, PBD — Perkumpulan Masyarakat Suku Biak (Permabi) Kota Sorong Paul Yawan menyampaikan komitmennya untuk memperkuat program pemberdayaan masyarakat serta mendorong Pemerintah lebih memprioritaskan kebutuhan Orang Asli Papua (OAP). Hal itu disampaikan Ketua Permabi Paul Yawan dalam kegiatan sosialisasi yang digelar di Aula SPG, Sabtu (29/11/2025).

Ketua Permabi Paul Yawan menjelaskan bahwa organisasi tersebut telah resmi terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM serta di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Sorong. Dengan legalitas yang lengkap, Permabi berkomitmen menjadi wadah aspirasi sekaligus mitra Pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Biak dan Pada umumnya OAP di Kota Sorong.

Ia menegaskan pentingnya organisasi ini sebagai ruang pemetaan dan pembinaan masyarakat agar kebutuhan setiap kelompok dapat ditangani secara lebih terstruktur.

“Dengan adanya perkumpulan ini, kita bisa melihat komponen masyarakat secara jelas sehingga Pemerintah dapat memberikan perhatian yang terarah,” ujarnya.

Permabi telah melaksanakan dua agenda sosialisasi sebagai bentuk implementasi program kerja. Kegiatan pertama pada 14 November 2025 menghadirkan narasumber yang memaparkan Program Prioritas Nasional, termasuk materi terkait gizi, pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi, serta peningkatan kualitas generasi muda Papua. Antusiasme masyarakat dinilai sangat tinggi, dan mereka memberikan dukungan penuh terhadap program-program Pemerintah tersebut.

Kegiatan kedua menghadirkan Dinas terkait untuk memberikan edukasi tentang pembangunan ekonomi keluarga, peluang mengikuti pelatihan, dan akses bantuan Pemerintah di bidang pemberdayaan ekonomi. Menurut Ketua Permabi Paul Yawan, pemahaman mengenai pengelolaan ekonomi keluarga sangat penting untuk mendorong kemandirian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Biak.

Selain menjalankan kegiatan eksternal, Permabi juga melakukan penguatan internal organisasi. Struktur kepengurusan telah dilengkapi mulai dari Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, Wakil Sekretaris, Bendahara, hingga pembentukan 10 koordinator bidang yang bertanggung jawab mendukung program strategis Permabi. Penguatan di sektor perempuan, pemuda, dan mahasiswa turut menjadi prioritas untuk membangun kepemimpinan yang berkelanjutan.

Ketua Permabi juga menyoroti data terbaru dari Dukcapil Kota Sorong yang mencatat jumlah Orang Asli Papua sebanyak 77.487 jiwa. Dengan data tersebut, ia berharap Pemerintah memberikan perhatian lebih besar terhadap kebutuhan OAP sehingga implementasi Otonomi Khusus dapat memberikan manfaat nyata.

“Permabi siap bermitra dengan Pemerintah dalam membangun masyarakat Papua, terutama dalam penguatan ekonomi keluarga dan peningkatan kualitas SDM. Kami berharap ke depan kebijakan Otsus semakin terarah dan memberikan dampak langsung bagi OAP,” tegasnya.**

Pos terkait