Pertamina Sigap Salurkan BBM Genset untuk Atasi Krisis Listrik Aceh

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Agus Arya. 

JAKARTA – PT Pertamina (Persero) bergerak cepat memastikan pasokan energi tetap terjaga di tengah situasi darurat akibat banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Sebagai perusahaan energi nasional, Pertamina tidak hanya menjaga suplai Bahan Bakar Minyak (BBM) di seluruh SPBU, tetapi juga menyalurkan BBM untuk kebutuhan fasilitas kelistrikan serta sektor perbankan di Aceh yang menjadi wilayah dengan dampak bencana paling signifikan.

Langkah tanggap darurat ini menjadi bagian penting dalam mempercepat pemulihan layanan publik. Dengan suplai energi yang stabil, aktivitas masyarakat di daerah terdampak diharapkan dapat kembali berjalan lebih cepat.

Pasokan BBM tersebut dibutuhkan terutama untuk mendukung pengoperasian genset selama masa tanggap darurat, sekaligus membantu proses pemulihan aliran listrik secara bertahap. Di sektor keuangan, dukungan energi juga memungkinkan layanan perbankan—khususnya Bank Syariah Indonesia (BSI)—dapat kembali mengaktifkan layanan transaksi dan ATM, sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi di tengah situasi krisis.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menegaskan bahwa dukungan energi ini merupakan wujud kesiapsiagaan dan komitmen Pertamina dalam menghadapi kondisi darurat bencana.

“Pertamina mengutamakan pasokan energi untuk fasilitas publik dan layanan kritis. Penyaluran BBM kepada sektor kelistrikan maupun perbankan diupayakan tetap aman, agar masyarakat dapat kembali mengakses pelayanan publik,” ujar Baron.

Pertamina menyalurkan kebutuhan bensin dan solar dengan total 105 kilo liter untuk mendukung operasional kelistrikan. Penyaluran tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan PLN dan difokuskan pada sejumlah wilayah, yaitu Banda Aceh, Sigli, Lhokseumawe, Langsa, Meulaboh, hingga Subulussalam.

Baron menambahkan, sinergi cepat antar-BUMN menjadi kunci keberhasilan upaya penanganan tanggap darurat di Aceh. Koordinasi intensif antara Pertamina dengan BUMN sektor kelistrikan, infrastruktur, dan perbankan memungkinkan proses distribusi energi berjalan lebih efektif di tengah berbagai tantangan pada akses distribusi.

Sebagai langkah dukungan tambahan, Pertamina Patra Niaga juga telah menyiapkan Nomor Telepon Khusus 0822-7692-9620 yang dapat dihubungi oleh instansi atau lembaga yang membutuhkan dukungan energi untuk penanganan bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Pertamina memastikan pasokan BBM di fasilitas penyaluran tetap aman, didukung oleh pengoperasian SPBU dan lembaga penyalur lainnya yang mulai kembali aktif melayani masyarakat secara bertahap.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan membeli BBM secara wajar sesuai kebutuhan harian, serta mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di wilayah yang masih terdampak bencana,” tutup Baron.**

Pos terkait