Tak Mau Kalah, Kubu Yasril Buat Konfercab Tandingan Tanpa Karateker PB HMI

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Agus Minardi. 

KENDARI, SULTRA – Dinamika internal Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kendari kembali memanas. Setelah sebelumnya kubu resmi yang didukung Karateker PB HMI menetapkan jadwal dan mekanisme Konferensi Cabang (Konfercab), kubu Yasril justru bergerak membuat konfercab tandingan tanpa kehadiran maupun pengesahan dari Karateker PB HMI.

Konfercab versi Yasril tersebut digelar secara terbatas dan hanya dihadiri oleh kader dari kelompoknya sendiri. Bahkan, sejumlah peserta yang hadir mengaku tidak mendapatkan undangan resmi dari struktur Karateker, melainkan melalui koordinasi internal kubu Yasril. Langkah ini sontak memicu kontroversi, mengingat PB HMI sebelumnya telah menegaskan bahwa seluruh proses konferensi di tingkatan cabang wajib berada di bawah pengawasan Karateker untuk menjaga legalitas dan keabsahan keputusan.

Beberapa kader menyebut tindakan tersebut sebagai bentuk upaya mempertahankan pengaruh dalam kepengurusan cabang, terutama jelang penentuan ketua umum baru. Di sisi lain, kubu Yasril berdalih bahwa mereka mengambil langkah tersebut karena menilai proses yang dipimpin Karateker tidak profesional dan independen, diduga karateker yang mewakili PB HMI ini terkesan memihak salah satu figur calon.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Karateker PB HMI terkait konfercab tandingan tersebut. Namun, sejumlah pihak menilai bahwa dualisme ini berpotensi menimbulkan kekacauan struktural di tubuh HMI Cabang Kendari jika tidak segera diselesaikan melalui mekanisme organisasi yang sah.

Situasi pun kini menunggu langkah tegas PB HMI untuk memastikan siapa sebenarnya yang berhak melanjutkan proses konferensi demi menjaga marwah organisasi di tingkat cabang.**

Pos terkait