Laporan wartawan sorotnews.co.id : Agus Arya.
JAKARTA – Perum BULOG kembali menegaskan komitmennya terhadap keterbukaan informasi publik dengan meraih predikat BUMN Informatif dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi Pusat Republik Indonesia, Senin (15/12/2025), di Hotel Bidakara, Jakarta.
Pada ajang tersebut, Perum BULOG mencatatkan skor 98,45 dan menempati peringkat ke-9 dari 39 BUMN yang berhasil memperoleh predikat informatif. Capaian ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun 2024, ketika BULOG berada di peringkat ke-27 dengan predikat yang sama.
Penghargaan tersebut menjadi bukti konsistensi BULOG dalam membangun tata kelola perusahaan yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan informasi publik, sejalan dengan prinsip good corporate governance.
Penghargaan ini diterima langsung oleh Direktur Utama Perum BULOG, Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani, yang menegaskan bahwa keterbukaan informasi publik merupakan bagian tak terpisahkan dari proses transformasi korporasi yang tengah dijalankan perusahaan.
“Keterbukaan informasi publik adalah fondasi kepercayaan. BULOG mengelola penugasan strategis negara yang menyangkut hajat hidup masyarakat luas. Karena itu, transparansi menjadi instrumen utama untuk memastikan akuntabilitas, memperkuat kepercayaan publik, serta mendukung ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan,” ujar Ahmad Rizal Ramdhani.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sepanjang tahun 2025, Perum BULOG secara konsisten memperkuat kebijakan dan tata kelola layanan informasi publik melalui berbagai langkah strategis. Upaya tersebut meliputi pembaruan struktur Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), pemutakhiran Daftar Informasi Publik, penyempurnaan Klasifikasi Informasi yang Dikecualikan, serta pembaruan Standar Operasional Prosedur (SOP) Pelayanan Informasi Publik.
Penguatan tata kelola informasi ini melibatkan pengelola informasi di tingkat kantor pusat, kantor wilayah, hingga anak perusahaan, serta didukung oleh koordinasi rutin bersama Tim Pertimbangan sebagai bagian dari mekanisme check and balance internal.
“Fokus utama keterbukaan informasi BULOG kami arahkan pada program-program penugasan pemerintah yang berdampak langsung pada masyarakat,” ungkap Rizal.
Ia menambahkan, informasi terkait stabilisasi harga pangan, Gerakan Pangan Murah, penyaluran Bantuan Pangan, penyerapan gabah dan beras dalam negeri, hingga informasi bantuan bencana disajikan secara terbuka dan mudah diakses oleh publik.
“Seluruh informasi tersebut dipublikasikan secara berkala melalui website resmi perusahaan, media sosial BULOG, serta berbagai kanal komunikasi publik lainnya guna memastikan masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan akurat,” tambahnya.
Selain penguatan layanan informasi, BULOG juga aktif mendorong peningkatan literasi publik terkait hak akses informasi melalui program sosialisasi “Hak Untuk Tahu”. Program ini menghadirkan berbagai konten edukatif yang menjelaskan mekanisme layanan informasi publik serta peran strategis PPID.
Inisiatif tersebut mendorong partisipasi publik yang lebih aktif, khususnya dari kalangan akademisi, peneliti, dan masyarakat umum, dalam memanfaatkan hak konstitusional atas informasi.
Upaya keterbukaan informasi BULOG turut diperkuat dengan strategi komunikasi publik yang adaptif dan relevan dengan perkembangan zaman. Pemanfaatan digitalisasi dan media sosial menjadi instrumen penting dalam merespons cepat isu-isu strategis, memberikan klarifikasi, serta menangkal hoaks dan disinformasi yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.**











