Proyek U-Ditch di Wilayah Kemlaten Surabaya Diduga Asal-asalan, Baru 1,5 Bulan Sudah Rusak

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Sugeng Tri. 

SURABAYA, JATIM – Proyek pemasangan U-Ditch yang dikerjakan oleh Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Kota Surabaya (DSDABM) atau dinas terkait pekerjaan umum, kembali menuai sorotan. Sejumlah proyek yang baru berusia sekitar satu setengah bulan dilaporkan sudah mengalami kerusakan di beberapa titik wilayah Kelurahan Kebraon, Kecamatan Karangpilang, Surabaya.

Pantauan di lapangan menunjukkan kerusakan terjadi sepanjang ruas jalan mulai dari Kemlaten Baru Barat, kemudian berlanjut ke Kemlaten Gang 10, Gang 9, hingga Gang 8. Kondisi tersebut menimbulkan keluhan dari warga setempat, karena proyek yang menggunakan anggaran APBD Kota Surabaya Tahun 2025 dinilai dikerjakan tidak maksimal.

Salah seorang pengurus kampung di wilayah Kemlaten yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa proyek U-Ditch tersebut terkesan dikerjakan secara asal-asalan, sehingga hasilnya tidak bertahan lama.

“Proyek ini baru sekitar satu bulan setengah, tapi sudah rusak di banyak titik. Padahal ini uang APBD Kota Surabaya Tahun 2025. Warga tentu kecewa,” ujarnya kepada Sorotnews.co.id, Senin (29/12/2025).

Ia juga menyebutkan bahwa sepanjang tahun 2025, proyek U-Ditch milik Pemerintah Kota Surabaya di wilayah tersebut cukup banyak, mulai dari pengerjaan di kawasan GKU Blok An Am, hingga proyek U-Ditch di sepanjang Jalan Kemlaten Baru Barat, dari Gang Dahlia, Gang Mawar, hingga Gang 10, Gang 9, dan Gang 8.

Keluhan serupa juga datang dari tokoh masyarakat setempat serta para ketua RT dan RW di wilayah Kemlaten. Mereka berharap agar Inspektorat Kota Surabaya turun langsung untuk melakukan pengecekan terhadap proyek-proyek tersebut, baik dari sisi kualitas pekerjaan maupun proses pengawasannya.

“Warga berharap proyek itu dipasang papan informasi yang jelas. Siapa pelaksananya dari PT mana, siapa konsultan pengawasnya, dan siapa pengawas lapangan. Supaya semua transparan,” lanjutnya.

Selain itu, Sorotnews.co.id juga mencatat adanya temuan di Gang 5 wilayah Kebraon, di mana setelah dilakukan pembongkaran untuk pemasangan U-Ditch, kondisi jalan tidak segera diperbaiki kembali. Hal ini dinilai berpotensi menimbulkan bahaya dan risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.

Kondisi tersebut menjadi catatan penting sepanjang tahun 2025 di wilayah Kebraon, Kecamatan Karangpilang, mengingat proyek infrastruktur seharusnya memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, bukan justru menimbulkan persoalan baru.

Hingga berita ini diterbitkan, Sorotnews.co.id masih berupaya mengonfirmasi pihak terkait, termasuk dinas teknis Pemerintah Kota Surabaya, guna memperoleh klarifikasi dan penjelasan resmi terkait kualitas pengerjaan proyek U-Ditch di wilayah tersebut.**

Pos terkait