Laporan wartawan sorotnews.co.id : M. Suryadi.
TAPSEL, SUMUT – Papan Bunga yang dipajang di perkantoran bupati beberapa hari lalu adalah bentuk kritikan tajam terhadap salah satu Pejabat di wilayah Tapanuli Selatan (Tapsel).
Demikian disampaikan Sekretari Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Informasi Rakyat Tapanuli Bagian Selatan ( DPD Li-Ra Tabagsel) Marahalim Harahap kepada awak media ini di salah satu Cofee Shop jalan kenanga Kota Padang Sidimpuan pada Jum’at (27/2/2026).
“Papan bunga yang kami pajang bukan karena prestasi namun karena bobroknya adminstrasi dan patut di duga biaya sewa alat berat pada Bidang Peralatan Dinas PU Tapsel masuk kantong pribadi Ka. UPT Bidang Peralatan Syahruddin Harahap,” buka Marahalim dengan Nada Tegas.
Marahalim Harahap juga menjelaskan bahwa kritikan tentang sewa alat berat pada Dinas PU tapsel sudah pernah di sampaikan melalui surat tertulis.
“Bulan Oktober 2025 lalu kami sudah mulai investigasi dan mempertanyakan biaya sewa alat berat yang dikelola oleh bidang peralatan Dinas PU Tapsel, namun Syahruddin Harahap selaku Ka.UPT memilih bungkam dan itu sudah pernah kami beritakan, hasil perkiraan kalkulasi kami Ratusan sampai milyaran rupiah seharusnya masuk ke kas Pemkab Tapsel dan merupakan Pendapatan Asli Daerah sayangnya Syahruddin Harahap enggan membuka transparansi biaya sewa alat berat tersebut, patut diduga uang sewa alat berat masuk kantong pribadi bahkan mungkin membelanjakannya untuk harta benda milik pribadi,” terang Marahalim Harahap.
Terakhir Sekretaris DPD Li-Ra Tabagsel Meminta dengan Tegas kepada Bupati Tapsel dan Inspektorat Pemkab Tapsel agar mengaudit Total Sewa Alat berat,
“Kami dari DPD Li-Ra Tabagsel dengan tegas meminta kepada Bupati Gus Irawan Pasaribu agar memerintahkan Inspektorat untuk mengaudit Total biaya sewa Alat berat Dinas PU tapsel selama periode Syahruddin Harahap menjadi Ka. UPT,” tutup Marahalim Harahap.**








