Laporan wartawan sorotnews.co.id : Marselin SK.
MANGGARAI TIMUR, NTT – Pengeloaan Dana Desa(DD) Liang Deruk, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi NTT, Mendapat sorotan publik.
Pasalnya pengelolaan Dana Desa yang dipimpin Kepala Desa Blasius M.Salim sejak tahun 2020 itu diduga banyak unsur penyimpanganya.
Beberapa masyarakat Desa Liang Deruk menyampaikan keluhan kepada media ini beberapa waktu lalu dan minta agar identitas mereka dirahasiakan. Mereka mengeluh terhadap pengelolaan DD yang tidak transparan dan diduga menyimpang tersebut.
Sejak tahun 2020 kami prihatin terhadap kondisi Desa Liang Deruk ini. Faktanya sejak menjabat Kepala Desa terkena sakit, beliau tidak sibuk urus desa ini. Dia selalu sibuk urus sakitnya.
Yang kelola uang itu perangkat desa. Informasinya mereka membagi tugas. Namun semuanya berjalan tidak transparan dan diduga menyimpang.
Banyak proyek fisik yang dibangun tidak transparan, seperti tidak ada papan proyek, pagu tidak jelas, volumenya tidak jelas, mitra yang kerja tidak melalui pengumuman resmi tetapi banyak unsur orang dalam, Bendera yang dipakai mitra juga diduga tidak memenuhi syarat, penyelesaian pekerjaan tidak jelas, ada pekerjaan fisik yang belum dikerjakan tuntas, bantuan tidak tetap sasaran dan pilih kasih, serta kualitas pekerjaan yang buruk.
Masih banyak dugaan penyimpangan yang lainya yang ada didesa kami ini, namun luput dari pantauan pihak luar. Mungkin karena jalan ke desa kami ini jelek, maka orang luar susah masuk .
Pokonya pengelolaan DD di Desa kami ini mungkin yang terburuk dari semua desa yang ada di Kecamatan Lamba Leda Utara dan Kabupaten Manggarai Timur. Semua dikemas dengan rapi dan terlihat nyaris sempurna dan tanpa noda. Padahal didalamnya banyak kebusukan.
Oleh karena itu kami meminta Aparat Penegak Hukum segera mengambil tindakan hukum untuk mengusut dugaan pengelolaan Dana Desa yang diduga menyimpang di desa kami ini.
Kami ingin menyelamatkan desa kami dari upaya memperkaya diri sendiri dan mengorbankan warga masyarakat serta mengorbankan kemajuan desa kami yang tercinta ini.
Terpisah media ini telah berupaya menghubungi Kepala Desa Liang Deruk, Melalui sambungan WhatsApp, namun yang bersangkutan belum memberi tanggapanya.**








