Proyek Gedung Olahraga di Desa Karangjati Telan Biaya Hampir Setengah Miliar Belum Bisa Dimanfaatkan, Ini Penjelasan Sekdes

Foto : struktur pondasi, besi dan atap yang telah terbangun, lantainya masih berupa tanah sirtu, tanpa papan proyek.

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Tim. 

PEKALONGAN, JATENG – Pembangunan gedung olahraga di Desa Karangjati, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, telah menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat. Proyek yang menelan biaya hampir mencapai setengah miliar rupiah ini masih jauh dari selesai meskipun dana yang dialokasikan sudah mencapai angka tersebut. Saat ini, hanya struktur besi dan atap yang telah terbangun, sementara lantainya masih berupa tanah sirtu.

Sekretaris Desa Karangjati, Arif Maksum, menjelaskan situasi ini dengan menyebut bahwa sistem pengelolaan dana desa(DD) telah berubah.

“Sekarang tidak pakai tim pelaksana kegiatan (TPK) seperti sistem zaman dulu. Untuk penanggung jawab pembangunan ini, kita perangkat desa bekerja bersama-sama sesuai dengan tugas masing-masing,” kata Arif, ditemui di kantor desa, Selasa (2/7/24).

Arif juga menegaskan bahwa pembangunan gedung olahraga tersebut direncanakan berlanjut hingga tahun 2025.

“Pembangunan gedung olahraga ini sistemnya berkelanjutan, dimulai dari tahun 2023, 2024, hingga 2025,” ujarnya.

Untuk tahun 2023, anggaran pembangunan gedung olahraga dianggarkan dalam dua tahap.

“Sistem penganggaran tahun 2023 ada dua tahap. Berbeda dengan model tahun sebelumnya yang terdiri dari tiga tahap. Anggaran tersebut sudah kita konsultasikan dengan tingkat Kecamatan, Kabupaten, dan Jnspektorat,” tambah Arif.

Pada tahun 2024, tahap pertama pembangunan meliputi kegiatan pengurukan tanah merah dan sirtu.

“Tahap pertama di tahun ini telah dianggarkan untuk pengurukan. Pekerjaan tersebut sudah selesai dengan meratakan tanah merah dan sirtu,” tutup Arif.

Sementara dari informasi yang didapat tim Sorotnews, Total anggaran yang telah digunakan dari tahun 2023 hingga sekarang hampir mencapai setengah miliar dengan rincian sebagai berikut :

DD tahap 2 Rp. 226.918.600. DD tahap 3 Rp. 218.278.800. Anggaran tahun 2023 dan DD tahap 1 Rp. 23.914.130 di tahun 2024.

Meskipun dana yang telah digunakan hampir mencapai setengah miliar rupiah, gedung olahraga tersebut belum dapat dimanfaatkan secara penuh. Hingga saat ini, hanya pondasi, tiang, dan atap yang terbangun.*

Pos terkait