APBD 2024 Naik Tipis, Pemkot Pekalongan Pusing Atur Strategi

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Toni. 

KOTA PEKALONGAN, JATENG – Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid mengatakan rencana Pendapatan Daerah Tahun Anggaran 2024 Rp. 971.139.215.000 atau naik 0,34 persen dari sebelumnya. Rencana kenaikan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD setempat.

Bacaan Lainnya

“Sebelumnya usulan kenaikan anggaran 2024 itu sudah disampaikan OPD ke dewan,” ujar Aaf, panggilan karib walikota, Sabtu (22/7/2023).

Sedangkan belanja daerah juga direncanakan naik sebesar 0,01 persen atau sebanyak Rp 1.008.539.215.000. Naik tipis dibanding penetapan APBD 2023.

Ia menyebut biasanya kenaikan anggaran tiap tahun naik antara tiga hingga 10 persen, akan tetapi postur APBD Kota Pekalongan di 2024 hanya naik 0,01 persen.

“Karena kecilnya kenaikan anggaran tersebut, maka program yang masuk prioritas harus didahulukan atau dilaksanakan lebih dulu agar efektif dan terserap,” katanya.

Aaf menjelaskan APBD 2024 tidak sesuai ekspektasi karena Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) yang diberikan pemerintah juga ikut berkurang.

Alhasil program prioritas dari masing-masing OPD nanti juga akan berimbas karena dipastikan yang dipilih nanti sudah melalui tahapan seleksi ketat untuk dikerjakan karena jumlahnya sangat banyak.

Meskipun begitu dirinya akan terus berkoordinasi dengan jajaran pemilik program atau OPD terkait. Tetap akan dibahas untuk kelangsungan hidup masyarakat.

“Kita bahas juga dengan dewan. Mana yang sifatnya rutin harus dilakukan, mana non rutin dan mana yang akan dipangkas, ditunda atau dibatalkan,” paparnya.

Pos terkait