Artadi, S.Sos : Dari Rakyat Untuk Rakyat, Membangun Lombok Utara Satu per Satu Lewat Program Rumah Layak Huni

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Endi Tarwadi. 

LOMBOK UTARA, NTB – Di tengah dinamika politik daerah yang kerap diwarnai sorotan publik, sosok Artadi, S.Sos, anggota DPRD Kabupaten Lombok Utara, tampil dengan pendekatan berbeda. Ia membuktikan bahwa kepemimpinan tidak selalu harus dibarengi dengan retorika tinggi, melainkan bisa diwujudkan melalui aksi nyata yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Mengusung semangat “Dari rakyat, untuk rakyat,” Artadi menjadikan Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebagai prioritas utamanya di tahun anggaran 2025. Melalui dana Pokok Pikiran (Pokir) yang disalurkan melalui mekanisme DPRD, ia mengarahkan perhatian penuh untuk membantu warga kurang mampu memiliki tempat tinggal yang layak dan sehat.

Berbeda dari kebanyakan politisi yang hanya hadir saat seremonial, Artadi memilih turun langsung ke lapangan. Ia aktif memantau proses pembangunan rumah sejak tahap perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi. Keterlibatan langsung ini bertujuan memastikan setiap rumah yang dibangun tidak hanya selesai tepat waktu, tapi juga tepat sasaran dan berkualitas.

“Saya percaya bahwa rumah adalah hak dasar setiap warga negara. Program ini bukan sekadar membangun fisik bangunan, tapi juga membangun harapan dan kesejahteraan,” ujar Artadi saat ditemui di salah satu lokasi pembangunan RTLH di Lombok Utara.

Artadi juga dikenal sebagai wakil rakyat yang terbuka terhadap kritik dan masukan. Ia kerap berdiskusi langsung dengan warga di berbagai desa untuk menggali aspirasi serta memahami kondisi riil di lapangan. Menurutnya, setiap kebijakan harus berangkat dari kebutuhan masyarakat, bukan hanya berdasarkan data di atas kertas.

Kedekatan dengan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam pola kepemimpinan Artadi. Sifatnya yang sederhana dan apa adanya membuat ia mudah diterima dan dipercaya oleh warga.

Program RTLH yang dijalankannya telah memberikan manfaat nyata bagi penerima. Tak hanya memberi tempat tinggal yang layak, tetapi juga menciptakan lingkungan hidup yang lebih sehat dan aman. Keluarga penerima manfaat kini bisa tinggal dengan lebih tenang dan bermartabat.

Keberhasilan program ini tak semata-mata dilihat dari jumlah unit rumah yang dibangun, tapi dari perubahan kualitas hidup masyarakat yang menerima bantuan tersebut. Program ini dinilai efektif dalam mendongkrak kesejahteraan masyarakat bawah yang sebelumnya hidup dalam kondisi memprihatinkan.

Artadi, S.Sos, menjadi potret pemimpin daerah yang tidak sekadar hadir saat masa kampanye, tetapi terus hadir di tengah masyarakat, menjalankan amanah dengan tanggung jawab dan integritas.

Langkah-langkah yang ia ambil dalam merealisasikan Program RTLH menjadi contoh bahwa perubahan besar bisa dimulai dari tindakan-tindakan kecil yang konsisten dan tulus. Kepemimpinan berbasis pelayanan seperti inilah yang diharapkan dapat menjadi teladan bagi politisi lain di seluruh Indonesia.**

Pos terkait