Atasi Banjir, Mega Proyek 1 Triliun Siap Digelontorkan untuk Sungai Bremi

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Fie.

PEKALONGAN, JATENG – Di bawah guyuran hujan deras yang membasuh Kota Pekalongan pada Rabu (21/1/2026), sebuah pemandangan tak biasa terlihat di atas Jembatan Kali Bremi. Bukannya berteduh, dua tokoh penting justru berdiri tegak menerjang hujan demi masa depan warga yang kerap terendam banjir.
Kepala BBWS Pemali Juana, Soedarto, bersama Walikota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid, tertangkap kamera sedang melakukan diskusi darurat di tengah cuaca ekstrem. Hasilnya? Sebuah kabar yang akan mengubah wajah Pekalongan selamanya!

Kondisi Sungai Bremi yang kian kritis membuat BBWS mengambil langkah agresif. Soedarto menegaskan bahwa pihaknya akan langsung “tancap gas” berkoordinasi dengan Kementerian PU.

“Ini harus secepatnya direalisasikan! Normalisasi Sungai Bremi adalah harga mati untuk mengakhiri penderitaan warga dari kepungan banjir,” tegas pihak BBWS.

Bukan sekadar pengerukan biasa, pemerintah pusat dikabarkan telah menyiapkan skenario besar. Sebuah Bendung Gerak raksasa akan segera dibangun untuk mengatasi banjir.

Walikota Pekalongan membocorkan bahwa mega proyek ini membutuhkan anggaran fantastis mencapai Rp1,3 Triliun!

Investasi jumbo ini menjadi bukti bahwa pusat tidak main-main dalam menangani banjir di Kota Batik.

Walikota yang akrab disapa Mas Aaf ini mengakui bahwa meski urusan sungai adalah kewenangan pusat (BBWS), kolaborasi erat adalah kunci. Diskusi di atas jembatan saat hujan lebat tersebut menjadi simbol perlawanan pemerintah terhadap banjir yang selalu datang berulang kali.**

Pos terkait