Laporan wartawan sorotnews.co.id : Burhanuddin.
MAKASSAR, SULSEL – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Badan Pembinaan Administrasi Veteran dan Cadangan (Babinminvetcaddam) XIV/Hasanuddin menggelar kegiatan Karya Bakti di Monumen 40.000 Jiwa, Jalan Korban 40.000 Jiwa, Kelurahan La’latang, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Rabu (20/8/2025).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Babinminvetcaddam XIV/Hasanuddin, Letkol Inf Sandhi Yudho Panoto, S.E., M.Han., dan mengusung tema:
“Karya Bakti TNI AD Bersama Membangun Negeri untuk Kesejahteraan Masyarakat dan Kelestarian Lingkungan.”
Acara dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk Sekretaris Kecamatan Tallo, Rahmat, S.Stp., M.Si., Lurah La’latang, Hasirah, S.Sos., Ketua Yayasan Cokroaminoto, Muhammad Yunus, jajaran Persit Kartika Chandra Kirana Cabang III/Spersdam Ranting 8 Babinminvetcaddam, siswa-siswi SD dan SMP, petugas kebersihan, serta para veteran dan tokoh masyarakat setempat.
Rangkaian kegiatan Karya Bakti meliputi : Pembersihan area sekitar Monumen 40.000 Jiwa, Layanan kesehatan gratis untuk warga dan veteran, Edukasi sejarah perjuangan kemerdekaan kepada pelajar, Pembagian paket sembako kepada masyarakat kurang mampu dan veteran.
Letkol Inf Sandhi Yudho Panoto menjelaskan bahwa lokasi Monumen 40.000 Jiwa dipilih karena memiliki nilai historis yang mendalam bagi masyarakat Sulawesi Selatan.
“Monumen ini menjadi simbol perjuangan dan pengorbanan rakyat Sulawesi Selatan yang gugur dalam pembantaian oleh tentara Belanda di bawah pimpinan Kapten Raymond Westerling pada 1946–1947. Dengan menghadirkan siswa dan masyarakat ke tempat ini, kami ingin menanamkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air, sekaligus memberikan bantuan nyata melalui pelayanan kesehatan dan sembako,” jelasnya.
Sekcam Tallo, Rahmat, memberikan apresiasi atas inisiatif dan kontribusi TNI AD melalui Babinminvetcaddam XIV/Hasanuddin.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada jajaran TNI AD yang telah menunjukkan kepedulian sosial di tengah masyarakat, khususnya melalui kegiatan bersih-bersih monumen dan bantuan bagi warga. Semoga ini bisa rutin dilakukan,” ujarnya.
Sementara itu, Lurah La’latang, Hasirah, menyoroti pentingnya layanan kesehatan dalam kegiatan tersebut, terutama untuk para veteran yang sudah lanjut usia dan membutuhkan perhatian medis secara rutin.
Salah seorang veteran pejuang kemerdekaan, Deaeng Tali (95 tahun), mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya bisa mendapatkan pelayanan kesehatan dan bantuan sembako secara langsung.
“Kami sangat berterima kasih. Layanan seperti ini sangat membantu, apalagi kami yang sudah tua-tua sering kesulitan akses ke puskesmas. Semoga kegiatan seperti ini bisa sering dilakukan,” ucapnya penuh haru.
Kegiatan Karya Bakti ini menjadi simbol sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan semangat gotong royong dan nasionalisme, diharapkan seluruh elemen bangsa dapat terus menjaga warisan perjuangan para pahlawan dan mengisi kemerdekaan dengan karya nyata untuk Indonesia yang lebih maju, mandiri, sejahtera, dan berdaulat.
Seluruh rangkaian kegiatan Karya Bakti berlangsung aman, tertib, dan penuh antusiasme dari masyarakat.**








