Kampung Pancasila Hadir di Kelurahan Balasklumprik, Surabaya: Wujud Nyata Nilai Kebangsaan di Tengah Masyarakat

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Sugeng Tri. 

SURABAYA, JATIM – Program Kampung Pancasila resmi disosialisasikan di Kelurahan Balasklumprik, Kecamatan Wiyung, Surabaya, Rabu (20/8/2025). Kegiatan ini berlangsung di lantai 2 Balai Kelurahan Balasklumprik dan diikuti oleh seluruh ketua RT dan RW se-kelurahan, serta perwakilan masyarakat dari Dusun Balasklumprik, Sumberan, Gemol, dan Perumahan Pondok Maritim.

Bacaan Lainnya

Sosialisasi dibuka secara resmi oleh Lurah Balasklumprik, Muhammad Sulton, dan turut dihadiri oleh perwakilan Kecamatan Wiyung yaitu Ibu Yustin (Kasi Pemerintahan) dan Ibu Iva (Kasubag Kecamatan Wiyung), serta perwakilan dari Pemerintah Kota Surabaya melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang), Achmad Wisnu.

Dalam sambutannya, Lurah Muhammad Sulton menjelaskan bahwa Kampung Pancasila merupakan inisiatif strategis dalam menghidupkan kembali semangat Pancasila sebagai dasar dan falsafah hidup bangsa. Ia berharap program ini dapat menyatukan warga melalui pengamalan nilai-nilai luhur Pancasila di tengah masyarakat yang beragam.

“Kampung Pancasila adalah ruang bersama untuk belajar, berdialog, dan hidup rukun dalam kebhinekaan. Melalui kegiatan ini, kita ingin mewujudkan masyarakat Balasklumprik yang toleran, gotong royong, dan menjunjung tinggi nilai persatuan,” ujarnya.

Senada dengan itu, perwakilan Bappedalitbang Surabaya, Achmad Wisnu, menekankan bahwa program ini bukan sekadar simbolik, melainkan bentuk nyata revitalisasi nilai-nilai kebangsaan melalui pendekatan komunitas.

“Kami mengajak seluruh warga untuk aktif berpartisipasi. Pancasila bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Kampung Pancasila adalah wujud nyata dari komitmen kebangsaan kita,” tegasnya.

Program Kampung Pancasila bertujuan untuk : 1. Meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat; 2. Mempererat kerukunan antarwarga, terutama di wilayah yang majemuk secara agama, suku, dan budaya; 3. Menciptakan lingkungan yang harmonis dan aman melalui kegiatan sosial berbasis gotong royong dan musyawarah.

Beberapa contoh implementasi Kampung Pancasila di lapangan meliputi : Kegiatan lintas agama yang mengedepankan toleransi dan saling menghormati; Gotong royong dalam menjaga kebersihan lingkungan atau membantu warga yang membutuhkan; Musyawarah dan mufakat dalam menyelesaikan persoalan warga, tanpa mengedepankan ego kelompok.

Sosialisasi Kampung Pancasila di Balasklumprik mendapat sambutan positif dari para ketua RT dan RW. Para peserta antusias untuk segera mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam program-program kerja dan kegiatan sosial di wilayah masing-masing.

Kegiatan ini menjadi tonggak awal dalam membentuk lingkungan yang menjunjung tinggi nilai kebangsaan, sekaligus memperkuat fondasi sosial yang harmonis di tengah keberagaman warga Surabaya.**

Pos terkait