Laporan wartawan sorotnews.co.id : Agus Minardi.
MUNA, SULTRA – Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Muna menggelar rapat koordinasi antar pemangku kepentingan untuk membahas revitalisasi bahasa daerah di Kabupaten Muna. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pelestarian bahasa daerah.
Rapat koordinasi ini dipimpin oleh Master of Ceremony (MC) Zakia M. Husba dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, seperti akademisi, budayawan, dan pemerintah daerah serta Lembaga Adat Muna. Dalam kegiatan tersebut membahas strategi dan program untuk meningkatkan penggunaan bahasa daerah di kalangan masyarakat.
“Revitalisasi bahasa daerah sangat penting untuk melestarikan budaya dan identitas masyarakat Sultra,” kata Dewi Pridayanti Kepala Balai Bahasa Sultra, dalam sambutannya
Kepala Balai Bahasa Sultra juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam melestarikan bahasa daerah.
“Kami berharap masyarakat dapat lebih aktif dalam menggunakan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari, sehingga bahasa daerah dapat terus hidup dan berkembang.” Tambahnya
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melalaui Kepala Dinas Rahmat, S.Pd.,M.Si berkomitmen untuk mendukung program revitalisasi bahasa daerah.
“Pemda Muna akan bekerja sama dengan Balai Bahasa Sultra untuk meningkatkan penggunaan bahasa daerah di sekolah-sekolah dan masyarakat,” kata Kadis Dikbud Muna, dalam sambutannya
Rapat koordinasi ini juga membahas beberapa program konkret, seperti pelatihan bahasa daerah untuk guru, pengembangan bahan ajar bahasa daerah, dan kampanye penggunaan bahasa daerah di media sosial.
“Kami berharap program-program ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya bahasa daerah,” kata salah satu peserta rapat
Dengan adanya rapat koordinasi ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pelestarian bahasa daerah. Bahasa daerah adalah salah satu aset budaya yang sangat berharga, dan kita harus bekerja sama untuk melestarikannya.**








