Bapas Pekalongan Laksanakan Studi Tiru ke Lapas Perempuan Semarang Guna Dorong Pembangunan Zona Integritas

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Toni. 

SEMARANG, JATENG – Dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan dan upaya pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Pekalongan melaksanakan kegiatan studi tiru ke Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Semarang. Kegiatan ini berlangsung di kantor Lapas Perempuan Semarang, Jalan Mgr. Sugiyopranoto No. 59, Semarang Selatan, Kota Semarang.

Acara diawali dengan sambutan hangat dari Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Semarang, Ibu Ade Agustina. Dalam pembukaannya, beliau menyampaikan bahwa Lapas Perempuan Semarang telah berhasil meraih predikat WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi) dan WBBM, berkat kerja keras seluruh jajaran dan penerapan nyata dari data dukung yang disiapkan.

“WBBM bukan sekadar laporan, tapi harus nyata dalam praktik keseharian,” tegasnya.

Kepala Bapas Kelas II Pekalongan, Tri Haryanto, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kesempatan dan sambutan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari strategi dan inovasi yang telah diterapkan Lapas Perempuan Semarang dalam meraih WBBM.

“Kami berharap sharing knowledge ini mampu menggugah semangat seluruh jajaran Bapas Pekalongan untuk membangun zona integritas secara lebih konkret,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, tim dari Bapas Pekalongan mendapatkan paparan langsung terkait proses panjang yang telah dilalui Lapas Perempuan Semarang dalam menata organisasi menuju birokrasi bersih dan melayani. Beberapa poin penting yang menjadi sorotan adalah pentingnya komitmen kolektif seluruh pegawai, peran aktif pimpinan sebagai role model, serta keberanian untuk melakukan perubahan dan inovasi pelayanan publik.

Melalui kegiatan studi tiru ini, Bapas Pekalongan berharap dapat mereplikasi praktik-praktik baik yang telah terbukti efektif dalam membangun tata kelola birokrasi yang profesional dan bersih. Kegiatan ini menjadi langkah awal yang strategis dalam memperkuat komitmen internal demi mewujudkan kantor Bapas yang tidak hanya berintegritas, tetapi juga unggul dalam pelayanan kepada masyarakat.**

Pos terkait