Laporan wartawan sorotnews.co.id : Agus Minardi.
MUNA, SULTRA – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menggelar diskusi riset bersama Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Muna serta pihak Komunitas Pemerhati Warisan Budaya Suku Muna (Kambawuna), Selasa (10/4). Pertemuan ini digelar untuk memperkuat basis data sebelum tim BRIN turun melakukan riset kebudayaan di wilayah Muna.
Pertemuan yang digelar di UPTD Museum Bharugano Wuna BRIN menggali data awal terkait potensi budaya Muna, mulai dari tradisi lisan, kesenian, situs budaya, bahasa daerah, hingga organisasi dan komunitas pelaku budaya yang masih aktif.
Hadi Wahyudi, S.Si.,ME Kabid Kebudayaan Dikbud Muna menyambut baik kolaborasi ini.
“Kami siap fasilitasi penuh. Harapannya riset BRIN bisa membantu Muna memetakan, melindungi, dan mengembangkan budayanya secara terukur,” ujarnya.
Tim peneliti BRIN bekerjasama dengan IAIN Kendari menjelaskan bahwa riset ini merupakan bagian dari agenda nasional penguatan kebudayaan daerah. Hasil riset nantinya akan diserahkan ke Pemda Muna sebagai rekomendasi kebijakan, termasuk strategi pemberdayaan organisasi budaya lokal.
Melalui Dr. Asliah Zainal, MA salah satu tim riset BRIN, menjelaskan bahwa BRIN menilai kebudayaan bukan sekadar identitas, tapi juga modal sosial dan ekonomi. Ekonomi kreatif berbasis budaya bisa jadi sumber PAD baru jika ekosistemnya sehat. Tanpa dukungan Pemda, banyak organisasi budaya kesulitan regenerasi dan akhirnya mati suri.
“Kami di BRIN siap dengan data dan hasil riset. Tinggal bagaimana Pemda menindaklanjuti lewat kebijakan dan pemberdayaan nyata,” kata Asliah
Dengan sinergi riset dan kebijakan daerah, BRIN berharap kebudayaan tidak hanya jadi slogan, tapi benar-benar hidup dan memberi manfaat bagi masyarakat. BRIN juga berharap agar Pemda Muna kuatkan kebudayaan dan berdayakan organisasi yang bergerak di bidang kebudayaan.
“Kami berharap kebudayaan tidak hanya jadi slogan, tapi benar-benar hidup dan memberi manfaat bagi masyarakat. BRIN juga berharap agar Pemda Muna menguatkan kebudayaan dan memberdayakan organisasi yang bergerak di bidang kebudayaan,” Tutup Asliah
BRIN menegaskan hasil riset nantinya akan dikembalikan ke Pemda Muna dalam bentuk rekomendasi kebijakan. Data tersebut diharapkan jadi dasar untuk menyusun program penguatan kebudayaan, pemberdayaan organisasi budaya, dan perlindungan warisan budaya tak benda.**

