Laporan wartawan sorotnews.co.id : Isak Setiawan.
PANDEGLANG, BANTEN – Bupati Pandeglang Irna Narulita menyebut kemiskinan didaerah yang dipimpinnya secara bertahap menurun, dengan menunjukkan data BPS Miskin sempat mengalami kenaikan pada tahun 2020 dan 2021 sebagai dampak pandemi COVID 19,
Bupati Pandeglang Irna Narulita mengklaim program sosial dan Crosscutting berhasil menurunkan angka kemiskinan ekstrem tahun 2022,
Dengan kemiskinan yang secara bertahap menurun, menurut Bupati Pandeglang Irna Narulita, kondisi yang perlahan namun pasti, mulai beranjak stabil berkat kerja keras semua pihak
“Salah satunya melalui program sosial ,kemiskinan Di pandeglang secara bertahap mengalami penurunan, Hal ini terlihat dari data statistik yang di sajikan oleh BPS,” kata Bupati Pandeglang Irna Narulita, dalam keterangan, pada Minggu (21/05/2023).
Irna Narulita mengakui kemiskinan di Pandeglang sempat meningkat pada tahun 2020 dan 2021, dampak pandemi Covid 19.
“Namun dengan program sosial dan Crosscutting program, akhirnya kami bisa menurunkan angka kemiskinan ekstrim pada 2022 kurang lebih 1,4 persen,” kata Bupati.
Dia kemudian membeberkan hasil survei Badan Pusat Statistik yang dirilis Dinas Sosial kabupaten Pandeglang,
“Pada tahun 2018, jumlah masyarakat miskin sebanyak 116,016 jiwa atau sekitar 9,61 persen, kemudian turun pada tahun 2019, menjadi 114,09 jiwa atau sekitar 9,42 persen,” jelasnya.
“Dua tahun selanjutnya pada 2020 dan 2021 kata Irna Narulita ,jumlah angka kemiskinan meningkat menjadi 131,043 atau 01,72 persen,” ungkapnya.
“Ini terjadi karena perekonomian mengalami kelumpuhan dampak.Covid 19 , dan kondisi serupa tidak hanya terjadi di pandeglang saja, melainkan hampir di seluruh indonesia,” kata Irna.
Namun perlahan tapi pasti, kondisi mulai beranjak stabil berkat kerja keras semua pihak. Salah satunya melalui program sosial, kemiskinan di Pandeglang pada tahun 2022 menurun kurang lebih 1,4 persen,” jelasnya.








