Bupati Tanggamus Buka Musrenbang RKPD 2026 di Air Naningan, Tekankan Skala Prioritas Pembangunan

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Ansori. 

TANGGAMUS, LAMPUNG – Bupati Tanggamus Drs. Hi. Moh. Saleh Asnawi, MA., MH., secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kecamatan Air Naningan Tahun 2026, Selasa (3/2/2026).

Pembukaan Musrenbang tersebut dihadiri anggota DPRD dari daerah pemilihan setempat, jajaran kepala perangkat daerah, tim pendamping Musrenbang kabupaten, unsur Uspika, kepala pekon se-Kecamatan Air Naningan, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, organisasi wanita, Ketua dan Anggota BHP, Danramil, Kapolsek, Komisi III DPRD Tanggamus, LSM, serta insan pers.

Sambutan Bupati dibacakan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tanggamus, Suaidi. Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan forum strategis untuk menentukan arah pembangunan daerah berdasarkan kebutuhan riil masyarakat.

“Kehadiran kita di forum ini bukan hanya untuk memenuhi rutinitas, tetapi merupakan wujud tanggung jawab bersama dalam menentukan pembangunan Kabupaten Tanggamus, khususnya Kecamatan Air Naningan,” ujar Suaidi membacakan sambutan Bupati.

Musrenbang Harus Tetapkan Prioritas Nyata
Bupati mengapresiasi seluruh pihak yang telah mempersiapkan Musrenbang dengan baik. Ia menekankan pentingnya memanfaatkan forum ini untuk menghimpun aspirasi masyarakat, mengidentifikasi permasalahan, serta merumuskan solusi pembangunan secara partisipatif.

Menurutnya, Musrenbang tidak boleh dimaknai sebagai formalitas ataupun sekadar ajang menyusun daftar panjang usulan, tetapi harus menghasilkan program prioritas yang benar-benar mendesak dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Lebih baik sedikit program tetapi tepat sasaran, daripada banyak program namun manfaatnya tidak dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Visi Tanggamus Menuju Indonesia Emas
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memaparkan visi pembangunan Kabupaten Tanggamus lima tahun ke depan, yakni “Bersama Tanggamus Maju Menuju Indonesia Emas.”

Sementara itu, tema pembangunan daerah Tahun 2027 ditetapkan sebagai “Peningkatan Infrastruktur dan Investasi Daerah untuk Mendorong Hilirisasi Menuju Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan.”

Tema ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat infrastruktur dasar serta mendorong investasi yang mampu menciptakan nilai tambah dan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

Tantangan dan Keterbatasan Anggaran
Bupati juga mengakui masih terdapat sejumlah tantangan pembangunan di Kabupaten Tanggamus, di antaranya peningkatan kualitas pendidikan, penguatan pertumbuhan ekonomi, pengurangan kesenjangan antarwilayah, serta keterbatasan kemampuan fiskal daerah.

Oleh karena itu, pemerintah daerah dituntut lebih bijak dalam menentukan skala prioritas serta disiplin dalam penggunaan anggaran agar setiap program benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

“Setiap rupiah anggaran adalah amanah rakyat yang harus dikelola secara efektif, efisien, dan bertanggung jawab,” katanya.

Bupati menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan sinergi semua pihak. Camat, kepala pekon, perangkat daerah, hingga Bapperida diminta berkolaborasi dalam mengawal perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan, sementara masyarakat diharapkan berperan aktif sebagai mitra sekaligus pengawas.**

Pos terkait