Bupati Yosef instrusikan Satpol PP Gusur  Kantor TKBM, Toko Lolita Dan Toko Agung Untuk Lahan Parkir

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Marselin SK. 

ENDE, NTT – Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda, mengintrusikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP segara membongkar bangunan toko Lolita baru, toko Lolita lama, toko Agung, rumah makan Padang dan Kantor Tenaga Kerja Bongkar Muat ( TKBM) milik Abdul Kadir Mosa Basa yang terletak di jalan Pasar kelurahan Rukun Lima kecamatan Ende Selatan untuk dijadikan lahan parkir baru.

Pembongkaran tersebut dilakukan lantaran bangunan-bangunan itu berada diatas lahan milik Pemkab Ende. Usai pembongkaran kata bupati Yosef, lahan itu dijadikan lokasi parkir baru sebagai strategi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui retribusi dan pajak parkir, peningkatan PAD, mengurai kemacetan dan penataan kota Ende dapat berjalan seimbang.

“Saya sudah perintahkan Ibrahim, Sekertaris Pol.PP segera bongkar bangunan-bangunan itu dengan alat berat dan akan dimanfaatkan untuk lahan parkir.” tandas Bupati Yosef yang ditemui diruang kerjanya Rabu pekan lalu.

Bupati Yosef menegaskan, bangunan- bangunan itu adalah bangunan liar sehingga perlu  dibersihkan dan bakal dijadikan lahan parkir baru yang bagus dan tertata dengan baik sehingga terintegrasi dengan kebijakan transportasi dan tata ruang kota.

Dirinya berjanji selama kepemimpinannya, akan memaksimalkan seluruh potensi Pendapatan Asli Daerah(PAD) sekaligus menekan kebocoran di seluruh instansi termasuk sektor perparkiran dengan memanfaatkan tanah milik Pemkab yang ada di jalan pasar dan lapangan KONI untuk dijadikan lahan parkir baru di kawasan strategis kota Ende.

Penertiban aset pemkab kata Bupati Yosef akan dilakukan secara bertahap dan diiringi dengan solusi jangka panjang berupa penyediaan ruang parkir yang memadai.

“Kita juga mulai mencari terobosan untuk ruang parkir baru dan pemkab Ende sedang mengidentifikasi lahan-lahan potensial yang dapat dimanfaatkan sebagai titik parkir baru dan akan ditawarkan kepada investor. Penyediaan lahan parkir khusus (seperti di kawasan wisata pantai kota raja, pasar Mbongawani dan pertokoan akan mengurangi penggunaan bahu jalan yang menyebabkan macet” tandasnya.

Kedepannya kata Bupati Yosef Badeoda, lahan parkir baru dilengkapi dengan e-parking (parkir elektronik) dan taping box untuk memastikan transparansi dan mencegah kebocoran PAD.

Sementara itu, Plh. yang juga Sekertaris Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP), Ibrahim, S.H belum menanggapi sampai ini diturunkan. Upaya konfirmasi melalui telephon seluler dan pesan WhatApp tidak direspon meski pesan yang dikirim tersebut sudah dibaca.**

Pos terkait