Laporan wartawan sorotnews.co.id : Irvin Pramono.
JAKARTA – Mulai bulan September 2025, EZVIZ memperluas cakupan Green Initiative-nya dengan mengumumkan kerja sama global bersama Plastic Bank, sebuah platform internasional yang fokus pada pemberdayaan pengumpul sampah dan pengurangan limbah plastik laut. Kemitraan ini membawa misi “Together for Change, Bottle by Bottle” untuk menyelaraskan ambisi lingkungan jangka panjang dengan aksi nyata mencegah plastik mencemari laut dan menerapkan prinsip ramah lingkungan ke seluruh siklus produk.
Sepanjang tahun 2025, lewat kolaborasi ini, EZVIZ telah membantu menanggulangi lebih dari 1 juta botol plastik dari aliran air dan mendukung penyingkiran sekitar 20.000 kg limbah plastik di lingkungan rawan. Inisiatif ini menjangkau 29 komunitas di Asia Tenggara, Amerika Latin, dan Afrika — mengubah sampah menjadi sumber daya melalui program ekonomi sirkular milik Plastic Bank, sekaligus memperkuat mata pencaharian dan ketahanan komunitas.
Pendiri Plastic Bank, David Katz, menyatakan bersama EZVIZ, kami telah buktikan.
“Bersama EZVIZ, kami membuktikan bahwa setiap tindakan, sekecil apa pun, dapat memberikan dampak untuk melindungi lautan dan menguatkan komunitas… teknologi bisa menjadi kekuatan untuk kebaikan,” katanya.
EZVIZ menanamkan nilai keberlanjutan ke dalam seluruh lini produknya : 2024 : Menghindarkan 22,3 ton plastik dari biosfer melalui penggunaan material daur ulang pada seri robot vacuum.
Kamera baterai seperti EB3: Memadukan tenaga surya (hemat energi hingga ~80 %) dan 80 % komponen yang dapat didaur ulang, dikemas dalam material yang 100 % dapat didaur ulang.
Kemasan ramah lingkungan: Menghapus lebih dari 1 juta kantong plastik gelembung per bulan, mengurangi 1,573 ton kertas dengan mengganti label cetak dengan ukiran laser.
Sophie Zhang, Global Brand Director EZVIZ, menegaskan bahwa pendekatan kami bersifat holistik.
“Pendekatan kami bersifat holistik: menciptakan produk yang benar-benar membawa perubahan nyata. Pengurangan plastik berpusat pada manusia, didorong teknologi, dan bisa diperluas secara global,” ungkapnya.**








