Laporan wartawan sorotnews.co.id : Endi Tarwadi.
LOMBOK UTARA, NTB – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Partai Gerindra dimaknai secara sederhana namun penuh makna oleh Anggota DPRD Lombok Utara, Atadi, S.Sos. Legislator yang dikenal masyarakat dengan sapaan ARD sekaligus KDM Lombok Utara ini memilih mengisi peringatan ulang tahun partai dengan kegiatan sosial berupa pemberian santunan kepada anak-anak yatim dan para santri.
Santunan tersebut disalurkan kepada anak-anak di Pondok Pesantren Tanak Song dan Pondok Pesantren Al Istiqomah. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian sosial serta komitmen wakil rakyat dalam memperhatikan generasi penerus bangsa, khususnya mereka yang membutuhkan perhatian dan dukungan.
Atadi mengatakan, peringatan hari jadi partai politik tidak harus selalu diisi dengan kegiatan seremonial. Menurutnya, momentum tersebut justru dapat dimanfaatkan untuk berbagi dan menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Semangat perjuangan Partai Gerindra adalah selalu hadir di tengah masyarakat. Kepedulian terhadap anak-anak yatim dan santri merupakan bagian dari tanggung jawab moral kami sebagai wakil rakyat,” ujar Atadi.
Ia menegaskan bahwa peran legislator tidak hanya dijalankan melalui aktivitas di parlemen, tetapi juga melalui kepekaan sosial dan konsistensi dalam melayani masyarakat.
“Kekuatan seorang wakil rakyat bukan hanya diukur dari kinerjanya di lembaga legislatif, tetapi juga dari sejauh mana ia mampu memahami dan merespons kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan sosial tersebut mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk tokoh masyarakat dan pengurus pondok pesantren. Mereka menilai langkah yang dilakukan Atadi mencerminkan kepemimpinan yang berlandaskan empati, keteladanan, dan tanggung jawab sosial.
Peringatan HUT ke-18 Partai Gerindra di Lombok Utara ini dinilai menjadi contoh bahwa politik yang sehat adalah politik yang membumi dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Melalui kegiatan santunan tersebut, Atadi, S.Sos semakin dikenal sebagai figur anggota dewan yang humanis dan dekat dengan rakyat.**








