Laga Persahabatan Persipura vs Sorong Raya Jadi Momentum Kebangkitan Sepak Bola Papua Barat Daya

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Asep Suebu. 

SORONG, PBD – Pertandingan persahabatan antara Persipura Jayapura vs Tim Sorong Raya yang akan digelar pada Minggu, 8 Februari 2026, di Stadion Bawela, Kota Sorong, dinilai menjadi momentum penting bagi kebangkitan serta pengembangan sepak bola di wilayah Sorong Raya dan Provinsi Papua Barat Daya.

Bacaan Lainnya

Manajer Tim Sepak Bola Sorong Raya, Dr. Amatus Turut, S.Hut., M.Si, mengatakan kehadiran Persipura di Kota Sorong bukan sekadar agenda laga uji coba, melainkan memiliki nilai historis dan emosional yang kuat bagi masyarakat Papua Barat Daya. Hal tersebut disampaikannya pada Jumat (6/2/2026).

Menurut Amatus, Persipura Jayapura sebagai Club Legendaris berjuluk Mutiara Hitam memiliki hubungan panjang dengan masyarakat Papua, termasuk Sorong Raya. Dukungan masyarakat Papua selama ini, baik melalui doa, dukungan moral, maupun kontribusi pemain dan tokoh sepak bola telah menjadi bagian penting dalam perjalanan prestasi Persipura di kancah nasional, termasuk raihan empat gelar juara Liga Indonesia.

“Persipura datang ke Sorong bukan karena kebetulan. Dalam perjalanan panjang Persipura, dukungan masyarakat Papua, termasuk dari Sorong Raya, sangat besar. Banyak pemain hebat lahir dari tanah ini dan ikut membesarkan nama Persipura,” ujar Amatus.

Ia menegaskan bahwa Sorong Raya memiliki potensi besar dalam dunia sepak bola. Sejumlah pemain asal Sorong telah membuktikan kualitasnya dengan menembus Club-Club Nasional hingga memperkuat Tim Nasional Indonesia, yang menjadi bukti nyata bahwa daerah ini kaya akan talenta sepak bola.

“Talenta dari Sorong Raya sangat banyak. Ini hanya soal waktu dan pengelolaan yang serius. Jika dibina secara berkelanjutan, Sorong Raya bisa sejajar dengan Persipura,” tambahnya.

Dari sisi kesiapan tim, Amatus memastikan Tim Sorong Raya telah siap sepenuhnya, baik dari aspek manajemen, kesiapan pemain, maupun teknis pertandingan. Ia juga mengajak seluruh masyarakat Sorong Raya untuk hadir langsung di Stadion Bawela dan memberikan dukungan agar laga tersebut berlangsung sukses serta memberikan dampak positif bagi pembinaan pemain muda.

Lebih lanjut, Amatus mengajak seluruh masyarakat Papua untuk terus mendukung Persipura agar dapat kembali berjaya dan segera promosi ke Liga 1. Ia berharap laga persahabatan ini menjadi sarana pembelajaran dan motivasi bagi para pemain muda Sorong Raya.

“Tim Sorong Raya mayoritas dihuni oleh anak-anak muda. Momentum ini harus dimanfaatkan untuk belajar, berkembang, dan meningkatkan kualitas permainan,” tegasnya.

Selain sebagai ajang silaturahmi, laga persahabatan ini juga dinilai sebagai bagian dari upaya memasyarakatkan sepak bola di Provinsi Papua Barat Daya. Amatus mengingatkan bahwa wilayah ini memiliki sejarah sepak bola yang kuat, salah satunya melalui Club Persiram Raja Ampat yang pernah berlaga di kasta tertinggi Liga Indonesia.

“Papua Barat Daya bukan daerah baru dalam sepak bola. Kita punya sejarah dan potensi besar. Yang dibutuhkan sekarang adalah dukungan bersama dari semua pihak,” katanya.

Untuk menciptakan prestasi yang berkelanjutan, Amatus menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Daerah, baik Gubernur, Bupati, maupun Wali Kota, dunia usaha, perusahaan swasta, serta masyarakat luas. Dukungan tersebut dapat diwujudkan melalui kebijakan anggaran, pembinaan usia dini, penyediaan fasilitas olahraga, hingga perhatian orang tua terhadap anak-anak berbakat.

“Sepak bola harus dimasyarakatkan sejak usia dini. Anak-anak yang memiliki bakat perlu didukung secara serius. Ini adalah investasi jangka panjang bagi masa depan sepak bola Papua Barat Daya,” tutup Amatus.**

Pos terkait