Jalan KH Mas Mansyur Kota Pekalongan Diusulkan Ada Fly Over

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Toni.

KOTA PEKALONGAN, JATENG – Kerap menimbulkan kemacetan, Jalan KH Mas Mansyur Kota Pekalongan diusulkan ada fly over untuk memecah arus lalulintas.

Bacaan Lainnya

“Kita sedang usulkan pembuatan fly over dengan tujuan agar kemacetan di Jalan KH Mansyur terurai,” ungkap Walikota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid, Senin (29/8/2022).

Aaf, panggilan karib walikota memyebut kondisi Jalan KH Masnyur terutama di perlintasan kereta api selalu rusak dan membahayakan pengguna jalan.

Selain itu kemacetan di daerah tersebut selama bertahun-tahun tidak pernah berubah atau terselesaikan karena titik henti ada di dekat palang pintu di mana kereta api melintas tiap 17 menit sekali.

“Jadi perlu penanganan yang memberikan solusi karena bagaimanapun perlintasan kereta api di Bendan menjadi kewenangan PT KAI,” jelas Aaf.

Aaf menyebut pihaknya sudah ke Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) bersama Komisi A DPRD Kota Pekalongan dan bertemu juga dengan Dirjen Perhubungan.

“Di sana kami ajukan tidak hanya perbaikan jalan saja, namun mencari solusi lalulintas terurai tidak ada lagi kendaraan besar seperti truk dan bus melintas,” ujar Aaf.

Menurut dia, ada dua usulan untuk mengurai kemacetan di ruas jalan tersebut, yakni dengan Fly Over atau Jalur Lingkar Utara (Jalingkut).

Khusus untuk Jalingkut, kata Aaf, harus ada komunikasi dengan kabupaten sekitar namun atas rekomendasi dari Bappenas, diupayakan fly over.

Aaf menuturkan bahwa perkiraan Dirjen Perhubungan Darat ternyata meleset, Kota Pekalongan tetap terjadi kemacetan meski Exit Tol telah berfungsi.

“Artinya kemacetan tetap terjadi lantaran truk dan bus tetap memilih masuk kota dan enggan menggunakan jalur tol,” terang Aaf.

Pos terkait