Kemhan Gelar Bimtek Jurnalistik, Dorong Penguatan Ketahanan Informasi Digital

Laporan wartawan sorotnews.co.id : S.Ranex/Red.

JAKARTA – Biro Informasi dan Hubungan Antarlembaga (Infohan) Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan (Setjen Kemhan) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peliputan dan Jurnalistik pada 29–30 Juli 2025. Kegiatan yang berlangsung di Aula Biro Infohan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi pegawai dalam menghasilkan konten informasi yang edukatif, akurat, dan berkualitas.

Bacaan Lainnya

Kegiatan resmi dibuka oleh Kepala Biro Infohan, Brigjen TNI Frega Wenas Inkiriwang, yang menekankan pentingnya peran strategis pegawai Kemhan dalam membangun komunikasi publik yang efektif dan menjaga ketahanan informasi nasional di era digital.

“Pegawai Kemhan harus menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan informasi dan memperkuat ketahanan nasional di ranah digital,” tegas Brigjen Frega dalam sambutannya.

Untuk memperkuat materi dan wawasan peserta, Bimtek menghadirkan sejumlah narasumber berpengalaman dari media nasional, di antaranya dari The Jakarta Post dan Kantor Berita ANTARA. Para pemateri membawakan berbagai topik penting, mulai dari kode etik jurnalistik, teknik penulisan siaran pers (press release), hingga keterampilan teknis seperti fotografi, videografi, dan editing konten visual.

Selain itu, peserta juga dibekali strategi komunikasi digital dan kehumasan modern yang menjadi kunci dalam menyampaikan pesan institusi secara efektif di tengah dinamika ruang informasi publik saat ini.

Dalam sesi penutupan, Brigjen Frega menyampaikan apresiasi kepada para narasumber atas kontribusi dan ilmu yang diberikan selama pelatihan. Ia juga menegaskan bahwa ilmu yang diperoleh dalam Bimtek ini harus diterapkan secara konkret dalam tugas sehari-hari.

“Kami berharap pelatihan ini dapat memperkuat orkestrasi komunikasi di lingkungan Biro Infohan, serta meningkatkan kontribusi nyata setiap pegawai dalam menciptakan narasi positif dan kredibel tentang Kemhan di ruang publik,” ujar Frega.

Bimtek ini menjadi bagian dari komitmen Kemhan untuk terus beradaptasi dengan tantangan komunikasi strategis, serta memperkuat peran ASN dan aparatur pertahanan dalam membangun opini publik yang sejalan dengan kepentingan nasional.**

Pos terkait