Laporan wartawan sorotnews.co.id : Toni.
KOTA PEKALONGAN, JATENG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekalongan menyiapkan 100 unit jamban keluarga untuk menyukseskan program Open Defecation Free (ODF) atau Bebas Buang Air Besar Sembarangan (Bebas BABS). Bantuan jamban tersebut diberikan kepada keluarga yang belum memiliki fasilitas BAB di rumahnya.
“Program ini bertujuan untuk menyukseskan program ODF atau Bebas BABS di tingkat Kota Pekalongan,” ujar Kepala Dinkes Slamet Budiyanto, Kamis (13/7/2023).
Ia mengatakan bantuan pembangunan jamban keluarga sedang dalam persiapan dan dana stimulan yang akan digunakan nanti berkisar Rp 5,5 juta per unit.
Dengan adanya program ODF atau Bebas BABS diharapkan jumlah keluarga yang belum memiliki jamban makin berkurang sehingga keluarga bisa hidup layak dan sehat dengan sanitasi yang baik.
Budi mengatakan bantuan jamban rencananya akan diserahkan kepada 100 keluarga di 27 kelurahan yang belum memiliki fasilitas BAB di rumahnya.
“Program ini menjadi upaya pemerintah Kota Pekalongan untuk mengurangi kebiasaan tidak sehat yang dilakukan masyarakat,” tukasnya.
Sejauh ini Kota Pekalongan belum dinyatakan sebagai daerah bebas ODF atau Bebas BABS sehingga upaya dilakukan perlu mendapatkan verifikasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
“Dari 27 kelurahan sudah ada delapan kelurahan yang ditunjuk mewakili Kota Pekalongan yang akan diverfikasi,” ungkap Slamet Budiyanto.
Adapun delapan kelurahan tersebut adalah Banyurip, Degayu, Gamer, Kalibaros, Klego, Panjang Wetan, Pasirkratonkrmat dan Kelurahan Tirto.








