Kodam V/Brawijaya Siap Perkuat Pengamanan Kejaksaan se-Jawa Timur

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Sugeng Tri. 

SURABAYA, JATIM – Komando Daerah Militer (Kodam) V/Brawijaya menyatakan komitmennya untuk memperkuat pengamanan terhadap institusi Kejaksaan di seluruh wilayah Jawa Timur. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., dalam apel gelar kesiapan pengamanan yang digelar di halaman Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Rabu (9/8/2025).

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir berbagai unsur TNI dari semua matra yang berada di wilayah Jawa Timur. Apel kesiapan ini menjadi wujud sinergi antarinstansi untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, khususnya yang berkaitan dengan tugas dan fungsi Kejaksaan sebagai institusi penegak hukum.

“Apel gelar ini bertujuan untuk mengecek dan memastikan kesiapan personel serta perlengkapan satuan TNI apabila sewaktu-waktu dibutuhkan dalam rangka mendukung pengamanan di lingkungan Kejaksaan, baik di tingkat Kejati maupun Kejari,” ujar Mayjen TNI Rudy Saladin di hadapan peserta apel.

Menurut Pangdam, keterlibatan TNI dalam pengamanan ini merupakan tindak lanjut dari arahan pimpinan TNI yang telah tertuang secara resmi dalam bentuk aturan tertulis. Dukungan tersebut memiliki dasar hukum yang jelas.

“Kami menjalankan ini berdasarkan Surat Telegram Panglima TNI Nomor 422/2025 tanggal 5 Mei 2025 dan Surat Telegram Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Nomor 1192/2025 tanggal 6 Mei 2025,” tegasnya.

Pangdam juga mengungkapkan bahwa koordinasi antara Kodam V/Brawijaya dan Kejaksaan akan terus diperkuat melalui mekanisme kerja sama teknis yang akan dituangkan dalam bentuk perjanjian resmi bersama Kejati Jatim. Ia menegaskan, TNI siap dikerahkan kapan saja sesuai permintaan dan dalam koridor hukum yang berlaku.

“Kami, jajaran TNI di wilayah Jawa Timur, siap memberikan dukungan kapan pun dibutuhkan, tentunya dengan tetap mengacu pada permintaan resmi dan aturan hukum yang mengikat,” imbuhnya.

Apel gelar kesiapan tersebut menjadi simbol nyata sinergi antara TNI dan Kejaksaan dalam menghadapi potensi ancaman dan gangguan terhadap penegakan hukum. Soliditas antarlembaga ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan institusional serta menjamin kelancaran tugas-tugas Kejaksaan di seluruh wilayah Jawa Timur.**

Pos terkait