Laporan wartawan sorotnews.co.id : S.Ranex/Red.
JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi menunjuk Komjen Pol Dedi Prasetyo sebagai Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) yang baru. Penunjukan ini mengisi kekosongan jabatan sejak Komjen (Purn) Ahmad Dofiri memasuki masa pensiun per 1 Juli 2025.
Mutasi jabatan ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/1764/VIII/KEP./2025 tertanggal 5 Agustus 2025, yang ditandatangani oleh Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (SDM), Irjen Pol Anwar.
Komjen Dedi akan meninggalkan jabatannya saat ini sebagai Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri, posisi strategis yang selama ini ia emban dengan sejumlah terobosan.
Komjen Dedi dikenal sebagai salah satu perwira tinggi Polri yang bergelar profesor, serta peraih penghargaan Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) pada 28 Mei 2024 sebagai Pati Polri yang paling banyak menulis buku. Prestasi ini menjadikannya figur yang tak hanya aktif di lapangan, tetapi juga produktif dalam dunia akademik dan literasi hukum serta kepolisian.
Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1990 ini mengawali kariernya sebagai perwira pertama di Polda Jawa Timur, dan pada 1992 dipercaya menjadi Kapolsek Deket. Kariernya terus menanjak, termasuk saat menjadi Kasat Reskrim Polres Lamongan, lalu Kapolsek Serpong, hingga mengemban sejumlah posisi penting di wilayah Kalimantan dan Jawa Timur.
Pada 2004–2005, ia ditugaskan sebagai Sekretaris Pribadi Wakapolri, menandai awal kiprahnya di lingkup strategis Mabes Polri. Ia kemudian mengisi sejumlah posisi di bidang SDM, termasuk sebagai Kabagrenmin SSDM Polri, Kabagmutjab Robinkar, serta Karo SDM di Polda Maluku Utara dan Polda Kalteng.
Pada tahun 2017, Dedi meraih pangkat Brigadir Jenderal Polisi usai menjabat sebagai Wakapolda Kalimantan Tengah. Setahun kemudian, ia ditarik ke Mabes Polri sebagai Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, posisi yang membuat namanya dikenal luas publik karena perannya sebagai juru bicara resmi kepolisian.
Kariernya terus berlanjut hingga dipercaya menjabat Kapolda Kalimantan Tengah pada 2020, Kadiv Humas Polri pada 2021, dan As SDM Kapolri pada 2023, sebelum akhirnya diangkat sebagai Irwasum Polri.
Di luar jabatan struktural, Komjen Dedi juga dipercaya memimpin sejumlah program prioritas, termasuk sebagai Ketua Satgas Pangan Polri, yang mengawasi implementasi program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta program Ketahanan Pangan Jagung, yang menjadi bagian dari upaya Polri mendukung ketahanan pangan nasional.
Dengan penunjukannya sebagai Wakapolri, Komjen Dedi diharapkan dapat memperkuat fungsi manajemen dan pengawasan internal di tubuh Polri, sekaligus melanjutkan reformasi di bidang SDM, transparansi pelayanan publik, serta penguatan sinergi antarlembaga.
Penempatan Komjen Dedi di posisi strategis ini juga menunjukkan keberlanjutan kebijakan regenerasi di tubuh kepolisian, dengan mengedepankan profesionalisme, pengalaman, dan integritas.**








