Laporan wartawan sorotnews.co.id : S.Ranex/Red.
JAKARTA — Kantor Staf Presiden (KSP), melalui Deputi III, terus mengawal penguatan tata kelola Program Makan Bergizi (MBG) sebagai wujud komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam menghadirkan pelayanan publik berkualitas demi kesejahteraan rakyat. KSP memastikan bahwa kebijakan MBG tak sekadar menjamin asupan gizi seimbang, tetapi juga mengedepankan edukasi kesehatan dan keamanan pangan di lingkungan sekolah.
Dalam rapat koordinasi lintas lembaga, KSP mendorong kolaborasi antara Badan Gizi Nasional (BGN / Badan Gizi Nasional RI), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikdasmen), Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), dan Sekretariat Kabinet agar pelaksanaan MBG berjalan aman, sehat, dan berkelanjutan.
Salah satu fokus utama dalam koordinasi tersebut adalah optimalisasi fungsi Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) sebagai pusat edukasi, promotif, dan preventif kesehatan bagi peserta didik di sekolah.
Menurut dokumen rapat, Kemenkes berkomitmen menyediakan dukungan obat-obatan dasar di sekolah melalui dinas kesehatan setempat. Sedangkan Kemendikdasmen akan mengintegrasikan penguatan UKS melalui penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOSP).
KSP menegaskan peran strategis UKS sebagai sistem kesiapsiagaan dini dalam penanganan kondisi darurat kesehatan siswa. Dengan demikian, sekolah dikonsep tidak hanya sebagai tempat bergizi, tetapi juga lingkungan yang tangguh dan aman bagi anak-anak Indonesia.**








