KTT Putra Panjang Baru Kota Pekalongan Ubah Limbah Kohe Jadi Biogas

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Toni. 

KOTA PEKALONGAN, JATENG – Kelompok Tani Ternak (KTT) Putra Panjang Baru, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan mulai melakukan pemasangan instalasi biogas digester. Pemanfaatan biogas untuk energi rumah tangga itu merupakan bantuan dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah.

Bacaan Lainnya

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian dan Pangan (Dinperpa) Kota Pekalongan, Ilena Palupi mengatakan ada tiga kandang dan 105 sapi milik anggota KTT Putra Panjang Baru yang menghasilkan limbah kotoran hewan (kohe) cukup melimpah.

“Limbah kohe ini dimanfaatkan peternak untuk menghasilkan biogas bagi kebutuhan energi rumah tangga warga sekitar kandang,” ujar Palupi, Rabu (18/10/2023).

Ia mengatakan selama ini limbah padat kohe hanya digunakan untuk memadatkan lahan kandang yang berair sehingga pihaknya berinisiatif mengajukan bantuan untuk memanfaatkannya menjadi biogas.

Setelah mendapatkan persetujuan dari Provinsi Jawa Tengah muncul bantuan dua unit biogas digester berbahan fiber sebagai upaya pelaksanaan konservasi energi.

“Dua unit biogas digester memiliki kapasitas 20 meter kubik. Rencananya satu unit biogas bisa digunakan untuk menghidupkan 7 kompor gas,” terang Palupi.

Ia menyebut warga di sekitar kandang banyak yang menjadi penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) sehingga dengan adanya jaringan biogas bisa dimanfaatkan sebagai pengganti has LPG, sehingga tidak perlu lagi membeli.

Palupi mengungkap bantuan yang sama juga pernah diterima oleh KTT Eka Muncul Baru di Kelurahan Degayu. Ada 14 rumah tangga sudah tidak bergantung lagi dengan gas LPG karena biogas sudah dimanfaatkan.

“Sisa dari proses pembentukan biogas bisa dijadikan pupuk organik. Hasilnya bisa mendukung kesejahteraan dan perekonomian masyarakat,” pungkasnya.

Pos terkait