LPKM Pekalongan Kritik Keras DPU TARU: Di Tengah Banyak Jalan Rusak, Malah Diduga Jalan-Jalan ke Jakarta

Foto: tertulis papan informasi di bagian belakang bertuliskan “DPUTARU Kab. Pekalongan goes to Jakarta”.Kerja Terus Orak Piknik"

Laporan wartwan sorotnewd.co.id : Tim. 

PEKALONGAN, JATENG – Ketua Poros Keadilan Masyarakat (LPKM) Kabupaten Pekalongan, Feri Erwansyah, melontarkan kritik keras terhadap Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU TARU) Kabupaten Pekalongan, Minggu (1/2/2026). Kritik tersebut dilayangkan menyusul banyaknya ruas jalan rusak di wilayah Kabupaten Pekalongan yang dinilai membahayakan keselamatan masyarakat.

Sejumlah jalan utama yang disorot di antaranya Jalan Raya Kedungwuni serta ruas Watusalam–Karangdadap. Menurut Feri, kondisi jalan yang rusak parah itu kerap menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas dan sudah lama dikeluhkan warga, namun hingga kini belum mendapatkan penanganan yang cepat dan serius.

Ironisnya, di tengah harapan masyarakat akan adanya percepatan perbaikan infrastruktur jalan, Feri menilai justru muncul pemandangan yang sangat memprihatinkan. Ia menyebut pihak otoritas terkait diduga melakukan perjalanan ke luar kota dengan tajuk kegiatan bertuliskan *“Kerja Terus, Orak Piknik Gak Bahaya Taa”*.

“Ini sangat miris. Saat masyarakat menghadapi risiko kecelakaan akibat jalan rusak, justru ada dugaan perjalanan ke luar kota yang terkesan tidak sensitif terhadap kondisi di lapangan,” ujar Feri.

Ia menambahkan, berdasarkan informasi yang diterimanya, perjalanan tersebut dilakukan ke Jakarta dengan menggunakan dua armada bus yang berangkat dari halaman Kantor DPU TARU Kabupaten Pekalongan pada Jumat malam, 31 Januari 2026. Menurutnya, anggaran yang digunakan untuk kegiatan tersebut seharusnya bisa dialihkan untuk memperbaiki beberapa ruas jalan rusak yang kondisinya sudah sangat memprihatinkan.

Feri juga menilai hal tersebut bertolak belakang dengan arahan Presiden Republik Indonesia yang menekankan pentingnya efisiensi dan penghematan anggaran di seluruh lini pemerintahan.

“Instruksi Presiden jelas, setiap elemen pemerintah diminta menghemat anggaran, bukan malah melakukan kegiatan yang berpotensi menghamburkan uang negara,” tegasnya.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak DPU TARU Kabupaten Pekalongan belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi yang dilakukan Sorotnews melalui pesan WhatsApp kepada Kepala Dinas maupun Kepala Bidang Bina Marga belum mendapatkan respons.**

Pos terkait