Pelabuhan Rakyat Sorong Jadi Sorotan, Dishub Pastikan Transparansi Retribusi

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Asep Suebu. 

SORONG, PBD – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sorong, Paul Yawan, memberikan penjelasan terkait pungutan retribusi di Pelabuhan Penyeberangan Rakyat Sorong yang belakangan menuai sorotan masyarakat. Ia mengakui bahwa masih terdapat sejumlah persoalan di lapangan yang menimbulkan keresahan, namun menegaskan bahwa petugas Dishub tetap melaksanakan tugas resmi dalam menarik retribusi di pelabuhan tersebut, Selasa (16/9/2025).

Bacaan Lainnya

Menurut Paul Yawan, pada waktu-waktu tertentu memang ada kondisi di mana petugas Dishub tidak berada di lokasi. Kekosongan ini kerap dimanfaatkan oleh pihak-pihak lain yang mencoba mengambil alih lahan retribusi, sehingga memicu persoalan di lapangan. “Hal-hal seperti itu bukan menjadi kewenangan petugas Dinas Perhubungan. Kewenangan kami jelas, yakni menarik karcis masuk resmi di pelabuhan,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya terus berupaya memperbaiki sistem pengelolaan retribusi agar lebih tertib. Salah satunya dengan rencana penempatan petugas keamanan di area pelabuhan serta pemasangan portal untuk mencegah kebocoran retribusi.

“Selama ini, petugas Perhubungan yang kami tempatkan di pelabuhan rakyat justru sering mendapat intimidasi bahkan dipukul. Karena itu, penguatan pengamanan menjadi sangat penting,” ungkap Paul Yawan.

Hasil pemungutan retribusi, kata Paul, selalu disetorkan ke kas negara dan selanjutnya masuk ke kas daerah sesuai aturan. Ia menekankan bahwa transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan retribusi menjadi perhatian utama Dishub Kota Sorong.

Lebih jauh, Paul Yawan menyampaikan harapannya agar pengunjung maupun pengguna jasa pelabuhan ke depan dapat merasa lebih nyaman, aman, dan tertib. Pasalnya, Pelabuhan Penyeberangan Rakyat Sorong memiliki peran strategis, tidak hanya untuk mobilitas masyarakat lokal tetapi juga sebagai pintu masuk wisatawan domestik maupun mancanegara yang hendak berkunjung ke Raja Ampat dan sejumlah destinasi unggulan di Papua Barat Daya.

“Pelabuhan ini aset penting bagi kita semua. Karena itu, saya mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di sekitar pelabuhan,” pungkas Kepala Dishub Kota Sorong.**

Pos terkait