Reses DPR RI di Tanggamus, Isu Narkoba hingga Krisis Pertanian Jadi Sorotan

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Ansori. 

TANGGAMUS, LAMPUNG – Anggota DPR RI periode 2024–2029 dari Fraksi PDI Perjuangan Daerah Pemilihan Lampung I, Sudin, S.E., melaksanakan kegiatan reses di Pekon Tanjung Kemala, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, Kamis (26/2/2026).

Bacaan Lainnya

Kegiatan tersebut digelar di kediaman H. Burhanudin selaku Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tanggamus, dan dihadiri unsur pemerintah kecamatan, aparat kepolisian, kepala pekon, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga dari berbagai pekon di Kecamatan Pugung.

Hadir dalam kegiatan itu Camat Pugung A. Yani Halim, Kapolsek Pugung Ipda Agus Tri Kurniawan, Kepala Pekon Gunung Kasih Budi Rohman, Kepala Pekon Tanjung Agung Rahmat Ramadhan, serta jajaran pengurus dan kader PDI Perjuangan setempat.

Acara diawali dengan doa bersama yang dipimpin tokoh agama setempat, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dan dialog terbuka bersama masyarakat.

Dalam sambutannya, Sudin menekankan pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan. Ia menyoroti maraknya penyalahgunaan narkoba yang dinilai menjadi ancaman serius bagi generasi muda di daerah.

“Maraknya pemakai narkoba menjadi perhatian kita bersama. Kita harus lebih berhati-hati dan menjaga keluarga agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika,” ujar Sudin di hadapan warga.

Menurutnya, peran keluarga, masyarakat, serta aparat penegak hukum sangat penting dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba di tingkat pekon hingga kecamatan.

Sementara itu, Kapolsek Pugung Ipda Agus Tri Kurniawan memaparkan kondisi personel di wilayah hukumnya. Ia menjelaskan bahwa Polsek Pugung saat ini memiliki 19 anggota yang harus mengayomi dua kecamatan dengan total 37 desa.

“Untuk Bhabinkamtibmas, satu personel membina hingga enam desa. Namun demikian, kami tetap semangat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif menjaga keamanan lingkungan dan meningkatkan koordinasi dengan aparat kepolisian apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas.

Dalam sesi dialog, sejumlah warga menyampaikan aspirasi terkait kondisi infrastruktur jalan yang dinilai perlu perbaikan, fasilitas pendidikan, serta persoalan sektor pertanian.

Salah satu keluhan yang mengemuka adalah tingginya harga pupuk yang dinilai tidak sebanding dengan harga jual komoditas kakao. Kondisi tersebut, menurut warga, berdampak langsung pada pendapatan dan kesejahteraan petani.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Sudin menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti dan memperjuangkan persoalan yang menjadi kewenangan DPR RI.

Ia menegaskan bahwa kegiatan reses merupakan momentum penting untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, sehingga dapat diperjuangkan dalam pembahasan di tingkat pusat.

Kegiatan reses berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan dialogis. Masyarakat berharap, hasil pertemuan tersebut dapat menjadi jembatan efektif antara warga Kecamatan Pugung dengan pemerintah pusat dalam upaya penyelesaian berbagai persoalan daerah secara bertahap dan berkelanjutan.**

Pos terkait