Perkuat Sarana Atlet, Percasi Muna Serahkan 10 Set Catur dan Jam Digital Standar Turnamen

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Agus Minardi. 

MUNA, SULTRA – Pengurus Daerah (Pengda) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Muna menerima tambahan inventaris berupa 10 set papan catur standar turnamen lengkap dengan 10 unit jam catur digital. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Percasi Muna sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sarana latihan para atlet catur di daerah tersebut.

Penyerahan inventaris ini dinilai menjadi langkah strategis bagi Pengda Percasi Muna dalam menyelaraskan fasilitas latihan dengan standar kompetisi tingkat provinsi hingga nasional. Pasalnya, jam catur digital yang diberikan telah dilengkapi fitur increment atau penambahan waktu, yang saat ini menjadi standar wajib dalam turnamen resmi FIDE maupun Percasi.

Ketua Percasi Muna, Jalaluddin Madjinuhu, mengatakan bahwa ketersediaan sarana latihan yang memadai merupakan faktor penting dalam pembinaan atlet catur, khususnya dalam membentuk kesiapan mental dan manajemen waktu.

“Ketersediaan jam catur digital sangat penting. Atlet kita tidak hanya dituntut mengasah kemampuan berpikir, tetapi juga harus terbiasa dengan manajemen waktu yang ketat seperti yang diterapkan dalam turnamen besar,” ujar Jalaluddin saat seremoni serah terima.

Ia menjelaskan, seluruh perangkat catur tersebut nantinya akan dikelola oleh Sekretariat Pengda Percasi Muna dan digunakan untuk kegiatan pemusatan latihan atlet, sekaligus mendukung persiapan menghadapi berbagai agenda kejuaraan, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) maupun turnamen terbuka lainnya.

“Sebanyak 10 set perangkat ini akan dimaksimalkan untuk menunjang pemusatan latihan dan persiapan atlet menghadapi kompetisi ke depan,” jelasnya.

Dengan adanya penambahan sarana tersebut, Percasi Muna berharap intensitas dan kualitas latihan para pecatur lokal dapat semakin meningkat. Jalaluddin juga menaruh harapan besar agar langkah ini dapat mendorong lahirnya pecatur-pecatur berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Muna di tingkat yang lebih luas.

“Kami berharap dari pembinaan yang berkelanjutan ini akan muncul master-master catur baru yang bisa membawa nama Muna bersaing di level provinsi hingga nasional,” pungkasnya.**

Pos terkait