Proyek Box Culvert DOB Papua Barat Daya Mangkrak, LSM Desak Penegak Hukum Bertindak

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Asep Suebu.

SORONG, PBD – Proyek pembangunan Box Culvert di jalan menuju kawasan perkantoran Daerah Otonom Baru (DOB) Papua Barat Daya (PBD) di Kilometer 16, Sorong, yang menelan dana miliaran rupiah dari APBD Provinsi Papua Barat Daya Tahun Anggaran 2024, terbengkalai dan terhenti di tengah jalan. Hingga Selasa (16/9/2025), tak ada tanda-tanda kelanjutan pekerjaan yang digarap oleh PT Landasan Utama Ayamaru tersebut.

Bacaan Lainnya

Proyek vital dengan nomor kontrak : 024.B/KNTRK-FIS.BM/600/APBD-P/XI/2024 itu ditandatangani pada 28 November 2024, dengan masa kerja hanya 60 hari kalender. Namun kenyataannya, hampir setahun berjalan, konstruksi dibiarkan mangkrak tanpa kejelasan. Kondisi ini menimbulkan sorotan tajam publik terhadap lemahnya pengawasan dan buruknya perencanaan pembangunan di Papua Barat Daya.

Upaya konfirmasi kepada Kepala Dinas PUPR Papua Barat Daya maupun Kabid Bina Marga tak membuahkan hasil. Pesan konfirmasi via WhatsApp pun diabaikan. Sementara informasi di lapangan menyebutkan, proyek berhenti karena belum ada penyelesaian lahan dengan pemilik. Persoalan ini memperkuat dugaan bahwa perencanaan dilakukan secara asal-asalan tanpa kajian matang.

Ketua LSM BARAPEN Papua, Edison Suebu, mengecam keras mandeknya proyek tersebut. Menurutnya, kegagalan ini menunjukkan lemahnya perencanaan serta dugaan adanya kelalaian yang disengaja.

“Sebelum tender digelar, seharusnya sudah ada survei lapangan dan penyelesaian lahan. Ini jelas kelalaian fatal. Akhirnya, masyarakat yang dirugikan karena pembangunan tidak berjalan,” tegas Edison.

Lebih jauh, Edison mendesak aparat penegak hukum segera turun tangan mengusut proyek bernilai miliaran rupiah ini. Ia menilai ada indikasi pemaksaan proyek meski kondisi lapangan belum siap.

“Jangan sampai ada penyalahgunaan wewenang dan permainan anggaran di balik proyek mangkrak ini. Penegak hukum harus bertindak, jangan tutup mata,” tandasnya.**

Pos terkait